Berita Terkini


TINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN, DISDIBUD KENDAL GELAR RAKOR

Kamis, 28 Februari 2019 19:45:07

KENDAL - Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Kamis (28/2/2019) di ruang pertemuan Desa Wisata Kampoeng Jowo Sekatul Kecamatan Limbangan, menggelar Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan dan Kebudayaan dengan mengusung tema " Dengan Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan Dan Kebudayaan, Kita Bangun Sinergitas Dan Komitmen Bersama Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan dan Kebudayaan Di Kabupaten Kendal".

Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Moh. Toha, ST, M.Si dalam sambutannya mewakili Bupati Kendal dr. Mirna Anisaa, M.Si memberikan apresiasinya pada semua pelaku pendidikan di Kabupaten Kendal yang telah mengambil peran aktif untuk mencerdaskan anak didik di wilayah Kabupaten Kendal.

Tak lupa pada jajaran Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, Sekda Toha juga menyampaikan hal yang sama atas dukungan dalam rangka mewujudkan pembangunan yang telah diamanatkan dalam rencana strategis pembangunan bidang pendidikan dan kebudayaan untuk menciptakan sumberdaya manusia yang cerdas, unggul serta beraklak mulia yang mampu meraih cita - cita dan menjadi pembelajar sepanjang hidup.

Dikatakan Sekda,"Konsep Rapat Koordinasi merupakan bentuk komunikasi untuk membicarakan dan memecahkan permasalahan tertentu, menyampaikan informasi khusunya program kerja disdikbud kendal tahun 2019. Dimana melalui rakor dapat dipecahkan berbagai permasalahan dan dapat dirumuskan kesepahaman serta komitmen bersama meraih tujuan yang telah ditetapkan. Untuk itu diharapkan semua peserta rakor ini berperan aktif menyampaikan ide, saran dan masukannya."

Selain itu, Sekda Kendal tersebut juga berharap rakor tersebut menjadi sarana interaktif bagi segenap stake holder pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Kendal untuk membangun sinergitas dan komitmen bersama dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, transparan dan akuntabel.

Disebutkan, indikator kinerja pembangunan di bidang pendidikan di Kabupaten Kendal yakni :

1. Angka Partisipasi Kasar ( APK ) SD / MI tahun 2018 sebesar 109,93 %

2. Angka Partisipasi Kasar SMP / MTs tahun 2018 sebesar 98,57 %

3. Angka Partisipasi Murni ( APM ) SD / MI tahun 2018 sebesar 88,59 %

4. Angka Partisipasi Murni SMP / MTs tahun 2018 sebesar 68,9 %

5. Angka kelulusan USBN SD tahun 2018 sebesar 100 %

6. Angka kelulusan SMP tahun 2018 sebesar 100 %

7. Persentase angka putus sekolah SMP / MTs tahun 2018 sebesar 0,58 % turun 1,23 % dibanding tahun 2017

8. Angka akreditasi sekolah SD tahun 2018 sebesar 95,97 %

9. Angka akreditasi sekolah SMP tahun 2018 sebesar 93,33 %

10. Persentasi pendidik SD yang bersertifikasi sebesar 54,92 %

11. Persentase pendidik SMP yang berasertifikasi sebesar 61, 07 %

12. Angka kelulusan kejar paket A tahun 2018 sebesar 99 %

13. Angka keleulusan kejar paket B tahun 2018 sebesar 78 %

14. Angka kelulusan kejar paket C tahun 2018 sebesar 87 %

Terkait dengan Smart City yang sedang dikembangkan di Kabupaten Kendal sebagai salah satu percontohan di Indonesia, Sekda Toha mengungkapkan dengan diluncurkannya Smart City, jajaran Pemkab Kendal membangun sistem informasi yang mampu mengelola berbagai hal di sekitar masyarakat dan membantu masyarakat Kabupaten Kendal untuk hidup lebih baik dan nyaman sehingga diharapkan tahun 2019 "Kendal Mandiri" dapat terwujud.

"Smart City" sebagai perwujudan keterbukaan informasi publik berbasis "Electronic Government" meliputi berbagai sitem TIK ( Teknologi Informasi dan Komunikasi ) dikembangkan oleh Pemkab Kendal baik sistem untuk meningkatkan kinerja pemerintah maupun aplikasi yang dipersiapkan untuk pelayanan publik nantinya termasuk pelayanan di bidang pendidikan," terang Toha.

Sementara, Kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Drs. Agus Rifai mengatakan, selain telah dicapainya kenikan dna keberhasilan atas ketercapaian indikator kinerja bidang pendidikan dan kebudayaan dalam RPJMD tersebut, masih banyak masalah yang perlu diselesaikan secara bertahap dan dicarikan solusinya, di antaranya sekolah yang kekurangan peserta didik, kenakalan anak sekolah, banyaknya guru PNS yang pensiun, status GTT, indisipliner pendidik, komplain masyarakat atas kepemilikan tanah sekolah dan masih banyak permasalahan yang lain.

"Dengan rapat koordinasi ini, kita berharap mampu menguraikan solusi dan pemecahan yang terbaik. Dengan menyatukan tekad, pikiran dan langkah - langkah untuk mensinergikan berbagai informasi perkembangan pembangunan bidang bidang pendidikan dan kebudayaan untuk membangun kesamaan atas berbagai kebijakan bidang pendidikan serta implementasinya di Kabupaten Kendal," bebernya. 

Rakor tersebut diikuti segenap jajaran Disdikbud Pemkab Kendal, para pelaku pendidikan dan stake holder pedidikan di Kabupaten Kendal. ( Diskominfo / heDJ )

 

 


Indeks Berita