Berita Terkini


PEMKAB KENDAL GELAR RAKOR MASALAH STRATEGIS DAN AKTUAL

Senin, 04 Maret 2019 07:50:22

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Masalah Trategis dan Aktual untuk mengatisipasi kerawanan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, Minggu (3/3/2019) dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Kendal, dr. Mirna, M.Si, Sekda Kendal, Moh Toha, Kepala Kesbangpol Kendal, Marwoto, Kapolres Kendal, AKBP. Hamka Mappaita, Dandim Kendal, Letkol Inf Ginda Muhammad Ginanjar, Kejaksaan Negeri Kendal, Ketua MUI Kendal, KPU dan Bawaslu Kendal. Dan diikuti oleh Forkopimcam se-Kabupaten Kendal, Organisasi Keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, Rifaiyah, LDII dan MTA tingkat Kabupaten Kendal, Ketua Dewan Masjid tingkat Kabupaten, Takmir Masjid Angung di wilaya Kabupaten Kendal serta Ketua NU dan Muhammadiyah dimasing-masing kecamtan.

Dalam sambutannya Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., mengucapkan terima kasi kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan ini. “Saya ucapkan terima kasih atas kerawuhan bapak dan ibu semua pada acara siang hari ini. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi suasana Pemilu pada tahun 2019 yang mana semua desa se-Kabupaten telah memiliki tempat ibadah, ini disinyalir akan menjadi tempat berkumpulnya sekelompok orang untuk berkampanye menjelang pencoblosan,” ujarnya.

Bupati Mirna juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk berkomitmen menyepakati tidak ada tempat ibadah di Kabupaten Kendal untuk ajang politik. “Saya ingin kita semua nanti berkomitmen untuk berdeklarasi bersama, jangan sampai tempat ibadah kita dijadikan ajang untuk kepentingan politik atau kampanye, dan saya ingin kebersamaan ini tetap terjalin dengan baik serta mari kita ciptakan Pemilu damai di Kabupaten Kendal ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kendal, Marwoto selaku pelaksana kegiatan menyampaikan, tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk menyamakan visi, misi, persepsi dan kesatuan langkah dalam mengantisipasi kerawanan jelang Pemilu serentak tahun 2019. Selain itu juga memberikan wawasan dan pengetahuan tentang perkembangan situasi dan daerah yang aktual.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini akan terbangun kesepahaman, kesamaan dan keterpaduanvisi, misi, persepsi dan strategi dalam rangka menjaga stabilitas daerah yang kondusif. Dan nantinya akan tercipta koordinasi,  konsolidasi serta hubungan yang sinergi, juga bertambahnya wawasan dan pengetahuan tentang  perkembangan situasi nasional dan daerah yang aktual. Kemudian tercipatnya stabilitas daerah yang kondusif,” harap Marwoto.

Dilanjutkan dengan deklarasi pernyataan sikap Takmir Masjid, Ormas Islam dan Forkopimcam se-Kabupaten Kendal menolak masjid dan mushola digunakan untuk kegiatan politik praktis, menolak segala bentuk ujaran kebencian, provokasi, fitnah, sara dan berita hoax. Dan yang terakhir siap mensukseskan Pemilu serentak tahun 2019.

(Diskominfo/HR)


Indeks Berita