Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal menyelenggarakan rapat Forum Lintas Perangkat Daerah Tahun 2019 dalam rangka penyusunan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2019 dengan tema "Mewujudkan Kendal Berdaya Saing Tahun 2020", Senin (4/3/2019) bertempat di Operation Room 2 Kendal, Jawa Tengah.
Acara tersebut dihadiri Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., yang diwakili oleh Sekda Kendal, Moh Toha. Dan diikuti para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda Kabupaten Kendal, Perangkat Daerah se-Kabupaten Kendal dan camat se-Kabupaten Kendal.
Dijelaskan oleh Kepala Baperlitbang Kendal, Agus Sumaryono selaku dinas yang menyelenggarakan, bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menyinkronkan usulan kegiatan pembangunan, dari Musrenbang tingkat kecamatan dan hasil reses anggota DPRD dengan Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD).
“Selain itu, juga untuk mengkonfirmasi membahas usulan kecamatan dan hasil reses anggota DPRD yang dapat atau tidak dapat di akomodir dalam Renja PD, serta mengidentifikasi keefektifan program atau kegiatan didasarkan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kendal dan target kinerga Perangkat Daerah tahun 2020 dalam rangka mendukung tersusunya Renja PD,” ujar Agus Sumaryono.
Agus Sumaryono mengatakan, kegiatan ini pelaksanaanya dilakukan dalam bentuk diskusi. ”Diskusi tersebut dilaksanakan dalam rangka untuk membahas usulan kegiatan hasil Musrenbang tingkat kecamatan, dan pelaksanaan diskusi dibagi dalam 4 kelompok pembidangan, yaitu Bidang Ekonomi bertempat di Ruang Rapat Baperlitbang Gedung A Lantai I, Bidang Pemerintahan bertempat di Operation Room II Kabupaten Kendal, Bidang Sosial dan Budaya bertempat di Ruang Rapat BKPP Gedung Lantai III serta Bidang Fisik dan Prasarana bertempat di Gedung C Laintai III Setda Kabupaten Kendal,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Kendal, Mirna Annisa diwakili oleh Sekda Kendal, Moh Toha dalam sambutannya menyampaikan, arah kebijakan pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal tahun 2020 adalah Kendal Berdaya Saing, yang menitikberatkan pada investasi yang maju, tata kelola yang profesional dan kondisivitas yang baik melalui kebijakan - kebijakan yang tepat, seperti peningkatan kualitas tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi, peningkatan kemampuan ekspor produk-produk lokal yang memiliki keunggulan kompetitif, pemantapan kualitas infrastruktur, pemantapan kualitas layanan dasar masyarakat (pendidikan dan kesehatan), peningkatan kondusivitas daerah, penguatan kebijakan atau regulasi yang pro investasi dan peningkatan akuntabilitas kinerja fokus kepada kinerja birokrasi.
Lanjut Sekda Moh Toha, “dengan arah pembangunan tersebut diharapkan seluruh Perangkat Daerah dapat lebih fokus, konsisten untuk mencapai target yang ditentukan sesuai arah kebijakan pembangunan atau fisi misi RPJMD Pemerintah Kabupaten Kendal tahun 2016-2021”.
Ia juga mengatakan, pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) telah dilaksankan pada tanggal 4 - 14 Februari 2019. Selanjunya dilaksanakannya Forum Lintas Perangkat Daerah ini sebagai wadah bersama antar pelaku pembangunan untuk membahas usulan kegiatan pembangunan hasil Musrenbangcam dengan Perangkat Daerah.
“Sehingga diharapkan usulan kegiatan pembangunan dari Musrenbangcam dan hasil reses anggota DPRD dapat di singkronkan dengan Renja PD. Selain itu program atau kegiatan berdasarkan pada arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kendal dalam rangka tersusunya Renja PD,” ujar Sekda Moh Toha saat membacakan sambutan bupati.
Melaui Sekda Moh Toha, Bupati Kendal juga berharap kepada para Kepada OPD untuk melaksanakan program kerja yang telah direncanakan secara tepat waktu, tepat anggaran dan tepat sasaran dengan pengolaan yang akuntabel. “Jadikan program kerja sebgai acuan kegiatan, tetapi yang lebih penting adalah upaya membangu n kreatifitas dan menciptakan inovasi-inovasi sehingga saya yakin kerja akan menjadi sesuatu yang “hidup” dan tidak akan pernah menemui jalan buntu. Serta lanjutkan arah kebijakan pembangunan sebelumnya, khususnya yang berkaitan dengan pencapaian target dan kepentingan umum yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarkat Kabupaten Kendal,” harapnya.
Sampai berita ini dimuat kegiatan diskusi tersebut masih berlangsung.
(Diskominfo/HR)