Berita Terkini


TANGGULANGI KEMISKINAN, KENDAL OPTIMALKAN PROGRAM RUMAH TIDAK LAYAK HUNI

Rabu, 20 Maret 2019 15:02:54

KENDAL - Keluarga miskin di Kabupaten Kendal menurut data tahun 2018 dari Baperlitbang Kabupaten Kendal berjumlah 29.839 Kepala Keluarga. 5 kecamatan di wilayah Kendal atas memiliki KK miskin di atas 2000 yakni Palntungan, Sukorejo, Patean, Pageruyung dan Singorojo. Sementara jumlah Rumah Tidak Layak Huni sebagi salah satu indikator kemiskinan berjumlah 45.085 unit.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kendal Drs. Masrur Masykur dalam pengarahannya sekaligus membuka Rapat Koordinasi TKPKD Kabupaten Kendal Tahun 2019 yang mengusung tema "Sinergitas Penanggulangan Kemiskinan Dengan Optimalisasi Program Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) Kabupaten Kendal, Rabu (20/3/2019) yang dihadiri 100 peserta lintas sektor di Ruang Merak Agrowisata Tirto Arum Baru Kendal. 

Wabup Masrur menghendaki kerja dan kinerja TKPKD untuk mengentaskankan masyarakat miskin di Kabupaten Kendal ditingkatkan dan direalisasikan sikan dengan kerja nyata salah satunya dengan memaksimalkan Program RTLH yang selam ini sudah berjalan.

"Mari kita syukuri kita masih diberi kesempatan untuk memikirkan saudara kita  yang masih belum layak dalam menjalani kehidupannya. Terutama mereka yang memiliki rumah tidak layak huni yang harus kita bantu dengan Program RTLH. Marilah kita tingkatkan kerja kita dengan sebanyak mungkin menyediakan rumah yang layak huni," ucap Wabup Masrur.

Sementara, Kepala Baperlitbang Drs. Agus Sumaryono mengatakan, tujuan kegiatan rakor tersebut untuk menyegarkan kembali semangat dan sinergitas tim TKPKD dalam menanggulangi kemiskinan di wilayah Kabupaten Kendal. "Kita perlu melaksasnakan penanggulangan yang sistematik, komprehensif dan terpadu untuk memenuhi hak - hak rakyat untuk pembangunan yang berkeadilan," tandasnya.

Kualitas rumah tidak layak huni, menurut Agus, perlu ditingkatkan untuk mengurangi kemiskinan di Kabupaten Kendal. Sesuai data grafik yang dimiliki Baperlitbang, jumlah KK miskin berbanding lurus dengan jumlah RTLH sehingga ketidaklayakan rumah menjadi salah satu faktor penting masyarakat dikategorikan miskin. 

Peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni dapat menurunkan angka kemiskinan lantaran dengan luasan yang cukup, tempat pembinaan keluarga akan lebih nyaman serta dengan lingkungan rumah yang sehat warga akan berusaha dan bekerja lebih baik.

Sementara, Kepala Bidang Perumahan Rakyat Disperkim Kabupaten Kendal Juni Isyanta, ST, MM sebagai salah satu narasumber rakor, menjelaskan jumlah Rumah Tidak Layak Huni pada 2017 sebanyak 46.812 dan berkurang sebanyak 1.727 lantaran adanya program RTLH pemerintah dan bantuan sektor swasta serta CSR. Sehingga jumlah RTLH terkini yakni 45.085. 

"Penuntasan jumah RTLH yang masih cukup banyak di Kabupaten Kendal tersebut memerlukan waktu setidaknya 26,10 tahun dengan perhitungan 45.085 : 1,727 unit / tahun = 26,10 tahun. Diperlukan adanya peningkatan anggaran dan semua komponen bisa berpartisipasi dalam peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni ( ADD dan DD sebagian dialokasikan untuk peningkatan kualitas RTLH )," jelas Juni. 

Perbaikan kualitas RTLH di Kabupaten Kendal dimulai sejak 2016 dengan 652 unit rumah dengan dana dari APBN. Tahun berikutnya ( 2017 ) 482 unit ( APBN ), 589 unit ( APBD Prov ), 653 unit ( APBD Kab ) dan 4 unit ( CSR ). Pada 2018, 299 unit ( APBN ), 793 unit ( APBD Prov ), 475 unit ( APBD Kab ) dan 10 unit ( CSR ). Sedangkan tahun 2019, Pemkab menargetkan 1.782 unit RTLH diperbaiki dengan APBN, 2.171 unit ( APBD Prov ) dan 1.891 unit. Sementara dana bantuan dari CSR belum bisa diketahui jumlahnya.

Sementara itu, program pembangunan rumah untuk masyarakat miskin di Kabupaten Kendal juga dilakukan dengan Program Pembangunan Baru Rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ( APBN ) sebanyak 350 unit rumah pada 2018 lalu.

Diketahui, penduduk Kabupaten Kendal sebanyak 288.027 KK dengan jumlah rumah 247.588 unit. Dari jumlah tersebut sebanyak 232.077 ( 93,75 % ) rumah dibangun secara swadaya ( biaya sendiri ). Rumah yang dibangun oleh pemngembang sebanyak 15.511 unit ( 6,25 % ). Backlog rumah ( kebutuhan rumah ) sejumlah 40.439 unit. Pertumbuhan kebutuhan rumah di Kabupaten Kendal sebanyak 1.000 sampai 1.200 unit rumah per tahunnya. ( Diskominfo / heDJ )


Indeks Berita