Berita Terkini


PEMKAB KENDAL MELAKSANAKAN MUSRENBANG RKPD TAHUN 2020

Senin, 25 Maret 2019 16:13:48

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kendal Tahun 2020 yang bertema “Dengan Musrenbang Kita Wujudkan Kendal Berdaya Saing di Tahun 2020”, Senin (25/3/2019) bertempat di Pendopo Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur, Sekda Kendal, Moh. Toha,  Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Dr. Prastyo Ariwibowo, S.H., Kepala Baperlitbang Kendal, Agus Sumaryono beserta Kepala Perangkat Daerah lainnya dan Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono serta Forkopimda Kabupaten Kendal.

Kegiatan itu diikuti oleh 300 orang, yang terdiri dari Para Staf Ahli Bupati Kendal, Para Asisten Sekda Kabupaten Kendal, Camat se-Kabupaten Kendal, Instansi Vertikal, Tim Penyusun RKPD Kabupaten Kendal tahun 2020, anggota Fraksi DPRD Kabupaten Kendal, Perwakilan BUMN/ BUMD, Akademisi/ Perguruan Tinggi, LSM/Ormas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Profesi, Forum Anak, dan Perwakilan Kelompok Difabel. Dan juga diikutui oleh Bappeda Kabupaten Batang, Kabupaten Temanggung, Kota Semarang dan Kabupaten Semarang.

Dijelaskan oleh Sekda Kendal, Moh Toha selaku ketua panitia menjelasakan maksud dan tujuan pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Kendal Tahun 2020. “ Tujuan dilaksanakannya kegitan ini adalah yang pertama untuk membahas rancangan RKPD dengan mendasarkan usulan dan hasil pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan serta Reses DPRD, dan yang kedua adalah mendapatkan masukan dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD Kabupaten Kendal Tahun 2020 yang memuat prioritas pembangunan daerah, pagu indikatif dan pendanaan berdasarkan tugas dan fungsi serta kewenangan perangkat daerah,” jelasnya.

Dalam sambutannya Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Dr. Prastyo Ariwibowo, S.H., menyampaikan bahwa melalui Musrenbang ini diharapkan bisa sinergitas antara Provinsi Jawa Tengah dengan kabupaten/kota dan desa untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Kabupaten/kota, khususnya Kabupaten Kendal.

Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah tersebut juga mengakatakan, pihaknya akan mendorong Kabupaten Kendal lebih maju dalam bidang perdangan, jasa, industri pengolahan serta sinergitas dalam kegiatan pertanian dan pariwisata berdasarkan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Dr. Prastyo Ariwibowo,S.H sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kendal yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. “Kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Kabupaten Kendal, kami salut dengan pertumbuhan ekonomi Kendal yag sudah mencapai 5, 57% ini termasuk luar biasa di atas angka rata-rata nasional dan di atas rata-rata provinsi tentunya Kendal akan semakin berperan dengan pertumbuhan infrastruktur dan perkembangan ekonomi yang semakin baik, koneksivitas semakin meningkat serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusianya juga akan lebih berperan,” tuturnya.

Ia juga memberi apresiasi Kepada Kabupaten Kendal karena angka kemiskinan bisa turun dan keluar dari zona merah ke zona kuning. “Saya kembali memberi apresiasi kepada Kabupaten Kendal, karena angka kemiskinan di Kendal turun mencapai 9, 84%, dan saat ini sudah masuki zona kuning, hal ini akan terus kita dorong dan kita sinergikan untuk masuk ke zona hijau. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kendal tahun ini naik menjadi, 70,62 % ini juga diatas rata-rata provinsi, dan saya ucapkan selamat kepada Kabupaten Kendal,” ungkap Dr. Prastyo Ariwibowo, S.H.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mirna menyampaikan , penurunan angka kemiskinan ini merupakan bukti bahwa pertumbuhan perkonomian di Kabupaten Kendal sudah meningkat. “Berdasarkan data yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah itu menjukan bahwa penurunan ini adalah bukti konkret perekonimian di Kendal sudah meningkat, dan ini adalah bukti bahwa pemerintah, masyrakat serta stakeholder yang ada memang fokus mau bekerja sama untuk peningkatan kejahteraan masa depan Kabupaten Kendal, jadi satu hal ini harus sama menurut presepsi.

“Saya berharap dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kendal Tahun 2020 nanti, kedepannya tidak lepas dari apa yang dipersepsikan dengan berdaya saing, mampu berfikir kedepan tentang efek positif apa yang nanti bisa dirasakan oleh masyarakat, jadi rapat seperti ini tidak hanya sekedar seremonial namun benar-benar menjadi sebuah semangat yang dibangun bersama menjadi satu bukti konkret sebuah keberhasilan hasil pembangunan yang bisa dilihat dari beberapa pigam dan peringkat,” harap Bupati Mirna.

Bupati Mirna juga berpesan kepada seluruh OPD agar bagimana pelayanan di Kabupaten Kendal yang ramah  ini harus dimaksimalkan dan harus profesional serta jangan pernah bertentangan dengan aturan hukum ada.

(Diskominfo/HR)


Indeks Berita