Berita Terkini


BENTUK UCAPAN SYUKUR DESA SUMBERSARI GELAR RUWATAN

Senin, 01 April 2019 08:42:54

KENDAL ( Ngampel ) - Sebagai bentuk ucapan syukur dengan apa yang telah dilimpahkan Tuhan Yang Maha Esa dan supaya desa dalam keadaan aman tenteram serta terhindar dari berbagai ganguan pada Desa Sumber Sari Kecamatan Ngampel, digelar kegiatan Ruwatan, Kamis malam (28/3/2019) di halaman Balai Desa Sumber Sari.

Ruwatan yang dimeriahkan dengan Gelar Wayang Kulit dengan dalang KI Seno Nugroho dari Yogyakarta serta bazaar warga desa, dihadiri Bupati Kendal dr. Mirna Anisaa, M.Si, Wakil Bupati Drs. Masrur Masykur dan Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita.

Bupati Mirna dalam sambutannnya, mengungkapkan kebanggaannya atas kemajuan yang dicapai Desa Sumber Sari dalam berbagai hal antara lain pertanian, tingkat pendidikan yang cukup tinggi serta Bumdesnya yang bergerak di berbagai usaha.

"Dua tahun lalu saya ke sini masih berurusan soal tol. Namun kini saya gembira karena warga desa sangat guyub dan kemajuan luar biasa yang dicapai. saya berharap selanjutnya jajaran pemerintahan Desa Sumber sari mampu mem-branding desa dengan apa yang telah dicapai," ungkap Bupati Mirna.

Bupati Mirna pun menyampaikan terima kasih atas pembangunan balai desa yang baru oleh perusahaan BUMN yang menangani tol PT Waskita Karya. "Saya yakin dengan pembangunan yang mensejahterakan Desa Sumber sari, pembangunan di Kabupaten Kendal akan semakin menyentuh pada masyarakat dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat langsung," tukas Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten kendal tersebut juga berpesan supaya warga desa menjaga kekompakan karena pertumbuhan pembangunan di desa membutuhkan kekompakan. "Jaga persatuan dan kekompakan, jaga kebersihan dan kelola sampah dengan baik," ucapa Bupati.

Sementara, Kepala Desa Sumber Sari Drs, Sujarwo mengungkapkan, Ruwatan Desa Sumber sari kali ini yang kedua setelah lima tahun lalu. "Panen kami berhasil dan warga merasakan kemakmuran dan hidup dengan nyaman. Dulu desa pernah kena wabah penyakit namun kini semua mara bahaya sudah lewat. Dengan ruwatan desa, desa diharapkan bersih dari segala hama dan penyakit warga," terangnya. ( Diskominfo / heDJ )

 

 

 


Indeks Berita