KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal, seperti dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Moh.Toha, ST, MSi, Senin (20/5/2019) di Ruang Operation Room Kantor Bupati Kendal pada kegiatan Audiensi PT Tossa Sakti divisi Motor dan Divisi Agro dengan jajaran manajemen dengan Bupati / Pemerintah Kabupaten Kendal, siap menjadi mediator yang memfasilitasi penyelesaian masalah atau konflik antara pimpinan dan karyawan perusahaan di wilayah Kabupaten Kendal.
Menurut Sekda Toha, karyawan yang bekerja pada Tossa Sakti Kaliwungu merupakan warga Kabupaten Kendal. Selain itu, perusahaan tersebut juga melakukan kegiatan produksi juga di Kabupaten Kendal. Oleh karena itu Pemkab Kabupaten Kendal sebagai pemerintah setempat yang notabene bertanggungjawab terhadap segala kegiatan yang melibatkan masyarakat dan berbagai kegiatan ekonomi terutama pabrik atau perusahaan, bertanggung jawab untuk bisa menjadi pembina dan pendorong kemajuan sehingga semua berjalan lancar dan kesejahteraan masyarakat tercapai.
"Kami jajaran Pemkab Kendal khususnya ibu Bupati Kendal bersedia menjadi fasilitator atau mediator apabila adfa karyawan dan pihak perusahaan yang mengalami konflik misalnya yang dialami PY Tossa Sakti saat ini berupa PHK karyawan lantaran kondisi ekonomi perusahaan yang mengalami kesulitan. Namun kami hanya sebtas sebagai mediator yang menyediakan tempat dan waktu serta serta berusaha memberikan solusi terbaik. Yang penting kedua belah pihak yang bermasalah hadir semua dan tidak diwakilkan sehingga pneyelesaian bisa tercapai," urai Sekda Toha di depan perwakilan pperusahaan PT Tossa dan karyawan yang di -PHK.
Diketahui saat ini PT Tossa Sakti Kaliwungu dengan beberapa divisi mengalami permasalahan keuangan sehingga banyak karyawan yang telah dirumahkan, namun permasalahannya, pesangon yang disepakati sebelumnya ternyata tidak berjalan lancar sehingga perwakilan korban PHK memeinta mediasi pertolongan pada Bupati Kendal yang terlebih dulu disurati untu mempertemukan dengan pimpinan perusahaan ( Gunawan Candra ) supaya kekurangan pesangon segera dibayarkan.
Sampai audiensi yang telah berlangsung tadi siang, pimpinan belum bersedia berdialog walaupun sempat bertemu. Sehingga, Pemkab Kendal menurut Sekda Toha akan kembali menjadualkan ulang audiensi dengan mengundang pimpinan perusahaan supaya hadir secara langsung tanpa diwakilkan. Sebab permasalahan tidak akan terselesaikan tanpa kehdiran pimpinan perusahaan. Dan Bupati Kendal menhendaki pimpinan harus hadir supaya komunikasi dua arah dengan mediasi Bupati Mirna berjalan lancar dan solusi tercapai. ( Diskominfo / heDJ )