Kendal - Final lomba musik tradisional Thek- Thek Tanda Beboyo tingkat Kabupaten, digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kendal Ke 414 dan HUT Bhayangkara ke 73 tahun 2019.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., Wakil Bupati Kendal, H. Masrur Masykur, para Kepala OPD Kendal, Kapolres Kendal, AKBP. Hamka Mappaita, Dandim Kendal, Letkol Inf Ginda Mohammad Ginanjar, para camat se-Kabupaten Kendal beserta para kepala desa/kelurahan, serta ribuan masyarakat Kabupaten Kendal.
Dalam laporannya, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kendal, Marwoto selaku Ketua pelaksana kegiatan mengatakan bahwa maksud dan tujuan diadakan acara tersebut adalah dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke 414 dan HUT Bhayangkara ke 73 Tahun 2019.
Dikatakan, tujuan lain adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungannya, sehingga terwujud situasi yang aman dan kondusif. Dari sisi budaya, kegiatan dimaksudkan untuk nguri-uri seni tradisi asli Jawa Tengah. Utamanya diperuntukkan bagi generasi muda agar mengetahui budaya luhur dan melestarikan siskamling dan musik thek- thek tondo beboyo," ujarnya.
Marwoto juga menjelaskan bahwa sebelumnya lomba Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) telah dilaksanakan di 20 Kecamatan se-Kabupaten Kendal pada tanggal 15 Mei - 28 Mei 2019 lalu. Dan akhirnya telah terpilih 6 finalis untuk maju pada final malam ini. "Ada 6 desa yang masuk finalis diantaranya Desa Getas Kecamatan Singorojo, Desa Pagertoyo Kecamatan Limbangan, Desa Tlogopayung Kecamatan Plantungan, Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo, Desa Penyangkringan Kecamatan Weleri dan Desa Margomulyo Kecamatan Pegandon," terangnya.
Sementara pada saat lomba akan dimulai hujan turun begitu deras, namun tidak menyurutkan niat Bupati Kendal dr. Mirna Annisa untuk membuka acara tersebut, ia rela berhujan hujanan karena melihat antusiasme masyarakat Kabupaten Kendal yang sangat luar biasa untuk menyaksikan lomba thek-thek tanda beboyo.
"Alhamdulillah pada malam hari ini telah turun hujan, karena hujan bukanlah suatu alasan untuk menghentikan kegiatan-kegiatan yang baik ini, malah akan membawa berkah bagi kita semua khusunya warga masyarakat Kabupaten Kendal," ujar dia dengan senyuman saat mengusap tetesan air hujan di wajahnya.
Bupati Mirna juga berharap dengan adanya acara ini masyarakat Kabupaten Kendal akan selalu ingat dan cinta terhadap budaya. "Saya berharap dengan adanya lomba ini, Kabupaten akan lebih aman karena seluruh warganya peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Selain itu juga akan lebih cinta dan terus melestarikan budaya sebagai salah satu kekayaan bangsa Indonesia," harapnya.
Acara tersebut berlangsung sangat meriah, dengan alunan musik tradisional yang mengiringi para peserta lomba, ditambah dengan sorak-sorak suporter dari perwakilan kecamatan masing-masing.
Acara diakhiri dengan pengumuman juara lomba thek-thek tanda beboyo. Dan berikut adalah pemenang daftar lomba, diantaranya adalah Desa Penyangkringan Kecamatan Weleri meraih juara harapan 3, Desa Telogo payung Kecamatan Plantungan meraih juara harapan 2 , Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo meraih juara harapan 1. Sedangkan juara 1 diraih oleh Desa Pagertoyo Kecamatan Limbangan, juara 2 diraih Desa Getas Kecamatan Singorojo dan juara 3 diraih oleh Desa Margomulyo Kecamatan Pegandon.
Adapun penyerahan hadiah lomba Siskamling dan Musik Thek- Thek Tondo Beboyo akan diserahkan oleh Ibu Bupati Kendal pada acara Upacara Hari Jadi Kabupaten Kendal ke 414 tanggal 28 Juli 2019 bertempat di Alun- Alun Kabupaten Kendal. Untuk Pemenang Lomba Siskamling juara 1,2,3 akan mendapatkan hadiah dari Bapak Kapolres Kendal berupa Piala, Piagam dan Uang Pembinaan yang akan diserahkan pada Upacara Hari Bhayangka ke-73 bertempat di Sukorejo pada tanggal 10 Juli 2019.
(HR/edit.kominfo)