Kendal - Para ulama dan masyarakat kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal melakukan sholat berjamaah bersama jajaran pemerintah daerah kabupaten Kendal, di Masjid At Taqwa, Jumat (23/08/2019).
Hadir dalam acara tersebut, Kepala Baperlitbang Kendal, Agus Sumaryono, Kabag Kesra Kendal, Moh Rozi, Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun beserta Sekwan, Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Suharjo, Baznas Kendal, Drs. H. Moh Khairuddin, M.Si selaku Wakil Ketua Empat Bagian Adm SDM dan Umum, Camat Rowosari, Ardi dan Forkopimcam, Ahmad Said
Ketua MUI Kecamatan, serta diikuti oleh ratusan masyarakat di Kecamatan Rowosari.
Dalam sambutannya Camat Rowosari, Ardi Prasetyo mengucapkan selamat datang kepada Bupati Kendal atau yang mewakili beserta rombongan, serta mengucapkan selamat datang atas partisipasi masyarakat di Kecamatan Rowosari yang sudah hadir ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kendal, Moh Rozi saat menyampaikan Sambutan Bupati, mengungkapkan bahwa Bupati sangat menyambut baik dan sangat mendukung gerakan sholat berjamaah di masjid atau di mushola.
Kegiatan keagamaan seperti ini dikatakan dapat memberikan nilai positif kepada masyarakat karena mengajak masyarakat mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wata‘alla. Bupati berharap, masyarakat Kendal khususnya di kecamatan Rowosari bisa istiqamah menjalankan shalat berJamaah setlap harinya.
Menurut Bupati Mirna, keutamaan dan manfaat menunaikan sholat berjamaah banyak sekali. Yaitu dapat menambah silaturahim, kesehatan dan dapat menjemput banyak rezeki serta juga akan memberikan berkah bagi kita semua. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Sholat berjamaah itu Iebih utama 27 (dua puluh tujuh) derajat daripada shalat sendirian".
Oleh karena itu, Bupati mengajak kita membiasakan diri untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT supaya kita bisa menggapai ridho-Nya, sehingga selamat di dunia dan akhirat. Beliau mengucapan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kendal khususnya masyarakat Rowosari yang selama ini telah bersama-sama berperan aktif dalam pembangunan daerah Kendal ini.
Lebih lanjut, Moch Rozi menjelaskan tahun 2019 ini, sesuai dengan hasil Musrenbangkab, pelaksanaan program kegiatan OPD yang ada di Desa Rowosari sudah dilaksanakan dan segera dilanjutkan. "Pemerintah Daerah akan selalu membantu kemajuan desa, baik dalam bentuk bantuan anggaran maupun support lainnya. Beberapa program telah disiapkan Pemerintah Daerah untuk memajukan desa.
Salah satunya melalui program Dana Bantuan Desa serta program Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), serta program lainnya yaitu, pertama adalah peningkatan Jalan Rowosari Jatipurwo (Tahap 2) sebesar Rp. 750.000.000,(DAU). Kedua, peningkatan Jalan Rowosari Tanjunganom sebesar Rp. 400 000.000.(DAU) dan yang ketiga, Rehabilitasi Ruang Kelas beserta Perabotannya sebesar Rp. 330,000.000 Pengadaan Sarana dan Prasarana Genset Sekolah sebesar Rp. 43.970000 Pengadaan Meubelair Pengganti sebesar Rp.48 000.000,dan Bantuan Peningkatan Prasarana Sanitasi Toilet Siswa sebesar Rp. 25.000.000,di SMP Negeri 1 Rowosari (DAK dan Pendamping DAK SMP)," terang Moch Rozi.
"Dengan alokasi anggaran tersebut, saya berharap kepada aparatur pemerintah dan semua pihak, agar dapat memanfaatkan atau menggunakan alokasi dana tersebut dengan baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Apa yang dikerjakan itu harus sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat. Khususnya Alokasi Dana Desa harus dilaksanakan dengan tepat guna dan tepat sasaran," tuturnya.
Pada kesempatan itu, ia juga mohon doa restu dan dukungan dari para alim ulama, sesepuh pinisepuh, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh warga Kendal khususnya masyarakat Rowosari, untuk bersama-sama mendoakan agar seluruh kegiatan pembangunan Kabupaten Kendal dapat berjalan Iancar dan tidak ada hambatan suatu apapun, serta apa yang menjadi harapan kita bersama segera dapat terwujud.
"Mari kita bergandengan tangan untuk bekerja dan berkarya nyata demi Kendal yang aman, damai dan sejahtera. Jangan mudah terprovokasi dengan informasi atau berita-berita hoax yang tidak bertanggung jawab yang mengarah pada perpecahan bersama, berhati hatilah dan selalu bijak dalam penggunaan media sosial," ajak Bupati Mirna melalui Moh Rozi.
Kemudian acara dilanjut dengan acara dialok dua arah, antara masyarakat di Kecamatan Rowosari dengan pejabat Pemerintah KabupatenKendal. Pada sesi dialog, Ketua Takmir Masjid Attaqwa Rowosari, Ahmad Said
Ketua MUI Kecamatan Rowosari menanyakan tentang program progres pembangunan tranportasi kedepan seperti apa?, dan langsung dijawab oleh Agus Sumaryono yang mana mewakili Bupati Mirna pada sesi dialog. Ia mengatakan bahwa terkait tranportasi akan ada Bus Trans Jawa Tenngah yang akan memudahkan masyarakat Kendal untuk menggunakan tranportasi publik dengan biaya yang murah.
Ditambahkan oleh Kadishub Kendal, Suharjo bahwa Bus Trans Jateng yang akan transit di wilayah Kabupaten Kendal untuk sementara ada dua lokasi, yaitu terminal Bahurekso Kendal yang berlokasi Jenarsari dan halte depan Gor Bahurekso Kendal, kemudian untuk pemberhentian akhir berada di terminal Mangkang Kota Semarang.
Acara diakhiri dengan penyerahan bantuan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal kepada warga di Kecamatan Rowosari, yang diberikan oleh Agus Sumaryono berupa uang 5 juta untuk Masjid Attaqwa, 2 kursi roda dan dua alat bantu jalan untuk warga di Kecamatan Rowosari. (HR/edit-Kominfo)