Berita Terkini


BUPATI KENDAL INGIN KPM PKH TEPAT SASARAN

Selasa, 03 September 2019 21:06:24

Kendal- Telah berlangsung kegiatan Penghargaan dan Graduasi Mandiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Pendamping Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Kendal Tahun 2019, Selasa (3/8/2019) bertempat di Pendopo Bahurekso Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Acara tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kendal, Winarno, SH., MH., mewakili Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si., Regional Wilayah Jawa, Anang Mengganti W, S.T., M.Pd.,
mewakili Dirjen Linjamsos Kementrian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Jateng
Heru sunoto, M.P.S., Sp., para Kepala OPD terkait dan Forkopimda Kendal dan para camat se-Kabupaten Kendal dan diikuti oleh para penerima penghargaan graduasi mandiri 2019 di Kendal.

Dikatakan oleh Candra Dinata Wibowo, S.Pd., ketua Pelaksaan kegiatan, bahwa tujuan diselenggarakan Pemberian Penghargaan dan Graduasi Mandiri KPM PKH 2019 adalah memberikan rewards kepada KPM PKH yang bersedia mengundurkan diri secara ikhlas tanpa
adanya paksaan.

"Kemudian lebih mengenalkan PKH melalui lagu mars PKH, meresosialisasikan PKH melalui Realita Drama PKH yang akan diperankan oleh SDM PKH Kabupaten Kendal. Terkahir untuk memberikan apresiasi kepada SDM PKH berpreslasi yang unluk tahun ini diberikan kepada 1 orang SDM PKH Terbaik dengan dedikasi tertinggi dan loyalitas yang luar biasa untuk senyum KPM PKH Kabupaten Kendal Memberikan apresiasi kepada 4 anak KPM PKH Berprestasi yang telah memenangkan kejuaraan di Tingkat Provinsi dan Nasional," terang Candra Dinata Wibowo.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal, Subarso, S.Sos mengatakan bahwa pada tahun 2019 ada ratusan warga yang sudah mengundurkan diri sebgai KPM PKH. "Di Kabupaten Kendal sendiri ada 421 KPM PKH yang sudah menyatakan mengundurkan diri (Graduasi Mandiri), semoga pada tahun depan akan lebih banyak lagi warga yang Graduasi Mandiri, sehingga angka kemiskinan di Kabupaten Kendal semakin tahun akan semakin menurun," ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Kendal yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kendal, Winarno mengucapkan selamat datang kepada para peserta yang hadir untuk mengikuti kegiatan. "Saya menyampaikan ucapan selamat datang “sugeng rawuh” di Kabupaten Kendal kepada Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia atau yang mewakili dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah beserta rombongan. Saya sangat senang
dan menyambut baik kedatangan Bapak-Ibu semua. Semoga dapat meningkatkan ikatan tali silaturrahim dan kerjasama, sehingga diharapkan kedepan dapat
membawa kemajuan pembangunan yang lebih baik," ujarnya.

Lanjut Winarno, "saya merasa bangga dan terima kasih kepada para pendamping PKH dan semua pihak, atas keberhasilan KPM PKH graduasi mandiri di Kendal. lni tidak terlepas dari semua pihak yang dilakukan dengan baik dan jujur, saat mendata, memantau dan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Kendal ini".

"Graduasi mandiri artinya penerima manfaat atau para PKH sudah bisa lepas dari program Bansos yang selama ini diberikan pemerintah karena telah mandiri secara ekonomi," tuturnya.

Menurut Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kendal tersebut, pemerintah memberikan bantuan sosial PKH ini, salah satunya untuk untuk meningkatkan taraf hidup Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatar keluarga miskin dan rentan. "Saya berharap Bapak dan lbu-lbu PKH kelak bisa graduasi mandiri sehingga bisa memberikan kontribusi Iebih kepada keluarga, lingkungan sekitar, dan juga Kabupaten Kendal," tuturnya.

"Pada kesempatan ini, yang perlu diingat dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan, Iangkah pertama yang harus dilakukan adalah evaluasi pendataan dan pemetaan warga yang tepat dan akurat. Hal ini sebagai pedoman untuk melakukan program-program pengentasan kemiskinan agar bisa fokus, terarah dan tepat sasaran," pesan Winarno kepada anggota PKH.

Ia juga mengatakan bahwa kurangnya data yang valid terkait jumlah kemiskinan. "Kelemahan-kelemahan kita itu tidak memiliki data kemiskinan yang nyata dan akurat (valid). Kadang-kadang masyarakat kita itu ingin dianggap miskin, supaya memperoleh alokasi bantuan pemerintah, padahal tidak miskin. Begitu juga dari tim atau petugas pendataan dan Kepala Desa/perangkat desa, jangan sampai ada petugas pendata yang menyelipkan kepentingan pribadi dalam melaksanakan tugasnya. Seperti memasukkan data keluarga dekat sebagai keluarga miskin agar bisa menerima bantuan. Jadi komitmen dan dedikasi yang tinggi sangat dituntut dalam pelaksanaan penurunan kemiskinan. Selain itu, juga pekerjaan pendataan ini harus bebas dari intervensi pihak Iain yang mempunyai kepentingan tersendiri diluar kepentingan negara," ungkap Winarno.

Ia berpesan agar mindset ini harus dirubah secara tegas, karena akan menambah besar jumlah penduduk miskin di Kendal, sehingga seolah-olah berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk penanggulangan kemiskinan tidak berhasil.

"Jadi saya sampaikan semua program yang namanya bantuan, apalagi ini program dari Pemerintah Pusat adalah program yang harus kita salurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerimanya (tepat sasaran), beri pendampingan, termasuk pelatihan, dikarenakan akan timbul banyak sekali pertanyaan dari masyarakat.

Ia berharap program bantuan sosial kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik. "Semoga pelaksanaan program bantuan sosial di Kendal dapat berjalan baik, lancar dan tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku. Jalinlah kerjasama, koordinasi dan konsolidasi yang baik antara semua pihak dalam rangka menurunkan kemiskinan di Kendal," harap Winarno, sekaligus menutup sambutan Bupati Kendal.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada KPM PKH yang telah mengundurkan diri dengan ikhlas (Graduasi Mandiri), SDM PKH terbaik di Kabupaten Kendal dan anak PKH berprestasi tingkat Provinsi, Nasional hingga Internasional) yang diserahkan langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kendal.  (HR/kominfo).


Indeks Berita