Berita Terkini


JUMLAH MENINGGAL AKIBAT HIV / AIDS DI KENDAL FLUKTUATIF CENDERUNG MENINGKAT

Selasa, 24 September 2019 18:16:41

KENDAL - Jumlah penderita HIV AIDS di Kabupaten Kendal sejak tahun 2000 hingga 2019 ( Juni ) fluktuatif atau naik turun namun cenderung meningkat. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal Muntoha, SKM, M.Kes dalam kegiatan Pertemuan Lintas Sektor Pencegahan dan Penanggulangan HIV / AIDS Di Kabupaten Kendal, Selasa (24/9/2019) di Ruang Cendrawasih Agrowisata Tirto Arum Baru Kendal.

Jumlah penderita HIV / AIDS di Kabupaten Kendal sejak tahun 2000 hingga kini ( Juni 2019 ) menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal yang disampaikan Toha hingga kini berjumlah 543 ( HIV ) dan AIDS ( 406 ). "Jumlah tersebut naik - turun tiap tahun namun cenderung semakin meningkat sampai Juni 2019 ). Hal ini perlu menjadi perhatian kita semua, tidak hanya Dinas Kesehatan namun juga lintas sektor seperti baik instansi pusat, daerah, rumah sakit, lembaga masyarakat, tokoh masyarakat maupun agama dam anggota masyarakat itu sendiri," papar Toha.

Jumlah kematian akibat penyakit mematikan tersebut seperti penjelasan Toha di Kabupaten Kendal hingga kini tercatat berjumlah 296 orang. Menurutnya, penyebaran HIV / AIDS perlu mendapatkan perhatian khusus lantaran seperti gunung es, yang nampak hanya di permukaan saja. Sedangkan jumlah penderita yang tidak diketahui karena mungkin adanya ketakutan dikucilkan masyarakat atau keluarga sebenarnya banyak.

Sementara, Sekretaris Dinas Kesehatan Kendal dr. Budi Mulyono saat membuka kegiatan, menjelaskan, pertemuan lintas sektor tersebut untuk menyatukan pemahaman dan mencari solusi mengurangi jumlah penderita HIV / AIDS yang melibatkan 20 sektor antara lain Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, rumah sakit pemerintah maupun swasta, Kementrian Agama, Bagian Administrasi Kesra Setda Kendal, Dinas Sosial, pengelola Resos Gambilangu Kaliwungu dan Alaska Sukorejo dan sektor lain serta LSM.

"Betapa pentingnya kita berkoordinasi dalam penangulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Kendal karena ini multi sektor dan multi program. Tidak hanya bisa ditangani Dinas Kesehatan saja melainkan harus lintas sektor," terangnya.

"Bagaimana dengan pencegahan yang tepat supaya HIV / AIDS tidak  menjalar ke orang lain. Bagaimana diketahui jumlah morbiditas atau angka kesakitan dan mortalitas atau angka kematian bisa terpantau dengan baik. Semua hal terkait penyakit tersebut harus kita ketahui," lanjutnya.

Dua penyakit tersebut apabila tidak ditangani dengan baik bisa menjadi faktor yang merugikan bagi daerah apabila terkait Sumber Daya Manusia ( SDM ) dan gambaran suatu daerah.

Sementara itu, Sunarti ( relawan dan pendamping resos Alaska dan Terminal Sukorejo ) mengungkapkan pihaknya sudah melakukan pengawasan terhadap sekitar 30an pengemudi yang kerap mengunakan jasa penghuni resos Alaska. 

Perlu diketahui, saat ini ada 5 program yang dijalankan di kabupaten kendal untuk menaggulangi HIV / AIDS yakni pendataan polpulasi resti, sosialisasi HIV / AIDS pada kelompok sasaran, VCT mobile pada populasi berisiko, kunjungan rumah ODHA untuk pendampingan dan VCT kelas Ibu hamil ( tes sipilis, hepatitis dan HIV / AIDS ).

Strategi yang dijalankan dalam menanggulangi HIV / AIDS di Kabupaten Kendal yakni meningkatkan akses dan kualitas layanan bagi ibu hamil, menyusui dan bayi / anak sesuai standar program; meningkatkan peran fasilitas  pelayanan kesehatan dalam sistem kesehatan, deteksi dan penatalaksanaan yang diperlukan untuk eliminasi penularan; meningkatkan penyediaan Sumber Daya Manusia di bidang kesehatan; meningkatkan jaringan kerja, jejaring kerja dan kemitraan serta kerjasama  lintas program dan lintas sektor dan meningkatkan manajemen program yang akuntabel, transparan, berdayaguna dan berhasilguna meningkatkan peran serta masyarakat. ( Kominfo / heDJ )

 

 


Indeks Berita