KENDAL ( Patean ) - Sebanyak 31 anak dari 420 siswa MI Muhamadiyah Pagersari Kecamatan Patean Kabupaten Kendal mengalami gejala keracunan usai menyantap snack yang disediakan pihak sekolah dengan memesan dari pihak ketiga, Senin (23/9/2019). Demikian disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal Muntoha, SKM, M.Kes di sela - sela Sosialisasi dan Advokasi Program Filariasis dan Kecacingan, Rabu (25/9/2019) di Ruang Abdi Praja Setda Kendal.
Adapun kronologi peristiwa sebagai berikut, Senin sekitar jam 09.00 WIB semua siswa MI mengkonsumsi snack atau makanan ringan yg disediakan dari pihak sekolah dengan memesan/beli ke pihak ke-3 berupa pisang coklat dan lumpia; beberapa siswa mengalami muntah di sekolah setelah beberapa jam mengkonsumsi snack dan siswa ada yg muntah pada sore hari. Keesokan harinya banyak siswa yang mengalami gejala keracunan, sampai siang terpantau 31 dari 420 siswa mengalami gejala muntah, mual, sakit perut, dan pusing.
Selanjutnya Puskesmas terdekat setelah dihubungi langsung bergerak cepat dengan menerjunkan Sanitarian, Bidan dan pet P2 mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan pengobatan dan pemantauan, mengambil data dan mengamankan sisa makanan untuk diperiksa di laboratorium.
Selanjutnya tim dari Puskesmas melakukan koordinasi dan wawancara langsung dengan pihak sekolah untuk memeriksa silang kronologis kejadian kemudian melaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal terkait kejadian tersebut untuk tindakan lebih lanjut.
Kondisi ke-31 siswa tidak ada yang dirawat inap di rumah sakit atau Puskesmas. Masing - masing siswa kondisinya semakin membaik. Pada siang itu juga Tim Gerak Cepat ( TGC ) Dinas kesehatan Kabupaten Kendal yang terdiri dari M. Faisol, SKM, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Neneng Fitria, S.Kep.,Ners, Staf Seksi Surveilans dan Imunisasi, dan Anita Yuliani, SKM, Staf Farbekes Dinkes turun ke lokasi kejadian didampingi Petugas UPTD Puskesmas Patean.
Tim Gerak Cepat yang dibentuk Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal merupakan tim yang melakukan gerak cepat atas kejadian-kejadian terkait kesehatan dan masalah kesehatan termasuk bencana alam.
Diketahui TGC dimaksudkan utk memastikan kebenaran informasi, menentukan lokasi kejadian, mengidentifasi indek kasus dan mencari kasus tambahan serta menghitung dan mengukur besaran masalah untuk selanjutnya menentukan tindakan yg harus dilakukan.
( Kominfo / heDJ )