Kendal ~ Wakil Bupati Kendal H. Masrur Masykur mewakili Bupati Mirna Anisa melakukan dialog tentang pembiayaan air dan sanitasi di Kabupaten Kendal. Acara dialog yang bertajuk “Halo Jateng” tersebut disiarkan di Stasiun TVRI Jateng pada Senin sore (30/9) pukul 17.00. Wib dengan menghadirkan Mundholin Dirut PD BPR BKK Kendal dan Don Johnston Director Operasional Water.org Indonesia, sebuah organisasi nirlaba non pemerintah yang berpusat di Amerika Serikat.
Dijelaskan oleh Masrur Masykur, sebagai langkah lanjutan upaya mempertahankan status Kabupaten Kendal sebagai daerah Bebas Buang Air Besar Sembarangan (ODF) yaitu melalui kerja sama dan kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan di Kabupaten Kendal. Upaya lanjutan ODF tersebut salah satunya adalah dengan alternative pembiayaan BKK air melalui PD. BPR BKK Kendal. Pembiayaan air dan sanitasi menjadi salah satu cara pemberdayaan masyarakat.
Sementara Don Johnston menjelaskan peran dan fungsi Water.org bagi lembaga keuangan di Kendal sebagai mitra yang peduli dalam pengembangan produk pembiayaan air dan sanitasi sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat. Dijelaskan, organisasinya bergerak dalam program yang mendukung peningkatan akses terhadap air, sanitasi dan kebersihan. Inisiatif yang dilakukannya merupakan solusi inovatif untuk membantu krisis air global. Di Kabupaten Kendal, Water.org bersama PD BPR BKK Kendal meningkatkan dan mengembangkan akses terhadap sarana air dan sanitasi.
Sedangkan Mundholin lebih jauh mengatakan, Kerja sama dengan Water.org telah berjalan sejak 2017 dan telah melahirkan 3 jenis pembiayaan untuk air dan sanitasi. Yaitu pembiayaan kepada kelompok Kelompok Pengelola Sistem Penyedia Air Minum Perdesaan (KPSPAMS). Pembiayaan pembangunan sarana sanitasi kepada rumah tangga. Terakhir, pembiayaan sambungan air perpipaan kepada rumah tangga yang bekerja sama dengan perusahaan daerah air minum Kabupaten Kendal. Keberhasilan PD BKK BPR Kendal tersebut tidak lepas dari peran dan komitmen Bupati Mirna Annisa dalam mendukung Program Pemerintah untuk mencapai target akses universal .e-kominfo