Berita Terkini


PENGGUNAAN KARTU TANI DI KENDAL MENINGKAT

Rabu, 30 Oktober 2019 13:43:56

KENDAL - Penggunaan Kartu Tani ( KT ) di Kabupaten Kendal meningkat cukup pesat untuk memperoleh pupuk bersubsidi. Dari sebelumnya peringkat 33 bulan September dari 35 kabupaten / kota di Jawa Tengah menjadi 19 pada akhir Oktober 2019 antara lain berkat sosialisasi dan kerja keras pihak - pihak terkait terutama PPL, dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan serta kesadaran para petani sendiri.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kendal Ir. Tjipto Wahyono saat membuka Pertemuan Koordinasi Kartu Tani, Rabu (30/10/2019) di Ruang Merak Agrowisata Tirto Arum Baru Kendal. Pencapain ini menurutnya perlu ditindaklanjuti lagi dengan pertemuan serupa dan kerja keras semua pihak terkait untuk meningkatkan penggunaan Kartu Tani di kalangan petani dan petambak di Kabupaten Kendal.

"Kami berharap semua petani di kendal bisa memanfaatkan Kartu Tani ini untuk memperoleh pupuk berkualitas dengan harga terjangkau sehingga hasil panen semakin berkualitas dan secara kuantitas naik. Ini bagaimana merubah perilaku petani untuk bisa memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produksi pertanian mereka," ternagnya.

Sementara Bagian Perekonomian Setda Kendal Subbag Pengembangan Sumber Alam mewakili Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida ( KP3 ) M. Abdul Ghofur, Amd mengatakan, penggunaan Kartu Tani untuk memperoleh pupuk bersubsidi semakin meningkat dengan target dua digit sudah tercapai bahkan melebihi yakni 10,06 %. "Namun perlu terus ditingkatkan penggunaannya karena baru 30 % yang menngunakan dari 4000 Hektar lahan pertanian di Kabupaten Kendal," katanya.

Sementara tugas dari KP 3 adalah melakukan pengawasan terhadap peredaran dan penggunaan pupuk dan pestidida secara terpadu antar instansi terkaitdi bidang pupuk dan perstisida baik di tingkat Pusat, Provinsi maupun Kabupaten / Kota.

KP3 yang pembinanya Bupati dan Wakil Bupati Kendal serta diketuai oleh Sekda Kendal ini bertujuan untuk terciptanya koordinasi pengawasan pupuk dan pestisida antar instansi terkait; tersedianya informasi jenis pupuk dan pestisida yang beredar di amsing - masing daerah; tersedianya informasi mutu pupuk dan pestisida yang beredar di seluruh Indonesia serta terciptanya koordinasi penyelidikan kasus pupuk dan pestisida antara PPNS pupuk dan pestisida dengan Korwas Polda.

Sementara, apresiasi datang dari Dinas Pertanian Pemprov Jateng, Dani Ramdani Harun, SP, M.Si ( Kasi Penyuluhan ) terhadap penggunaan Kartu Tani di kabupaten Kendal yang dinilainya lebih baik dari Jawa Tengah secara umum. "Kartu Tani semakin banyak digunakan di kalangan Petani Kendal, diharapkan dengan pertemuan kali ini semakin banyak petani yang sadar dan menggunakan kartu ini," ucapnya.

Dinas Perdagangan Kabupaten kendal pada kesempatan tersebut juga melaporkan terkait kelanxcaran penyaluran pupuk dan dimlapangan sudah menjalin koordinasi intensif dalam penyaluran Kartu Tani dengan Dinas Pertanian, KP3 dan pihak terkait lainnya.

bank BRI Cabang Kendal yang diwakili Ardi juga siap untuk melayani Partni dalampenggunaan Kartu Tani dengan mempermudah pembuatan dan pelayanan apabila ada permasalahan yang terjadi. Namun dia mengingatkan usai petani memperoleh KT agar segera menngunakannya saat membeli pupuk lantaran apabila 1 tahun tidak digunakan kartu menjadi tidak aktif, walaupun bisa diaktifkan kembali lewat BRI terdekat.

Sementara peserta sosialisasi, PPL dari Kecamatan Barngsong mengeluhkan pupuk yang dibeli lewat Kartu Tani mutunya kurang baik dibanding pupuk lain yang tidak bersubsidi. Ghofur dari KP3 menanggapinya, supaya kaluterjadi kejadian serupa bisa meapor sehingga bisa cepat tertangani ke KP3 Kabupaten Kendal. ( Kominfo / heDJ )

 

 


Indeks Berita