Berita Terkini


PEMKAB KENDAL SIAGA BENCANA MEMASUKI MUSIM PANCAROBA

Rabu, 11 Desember 2019 13:10:52

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar Apel Siaga Bencana Tahun 2019 yang dilaksanakan di Alun-alun Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Hadir dalam kegiatan itu Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., beserta dengan para Kepala OPD terkait, Forkopimda Kendal, para camat Se-Kabupaten Kendal, dan diikuti oleh jajaran Instansi Pemerintahan, organisasi kemasyarakatan serta para mahasiswa di Kabupaten Kendal.

Pelaksanaan apel dipimpin oleh Komandan Kodim Kendal, Letkol Inf. Ginda Muhammad Ginanjar. Dalam sambutannya Dandim Ginda membacakan amanah Bupati Kendal yang menyampaikan saat ini sudah memasuki musim pancararoba.

“Sekarang kita sudah memasuki musim pancaroba atau peralihan musimdari musim kemarau ke musim hujan, yang salah satunya ditandai dengan fenomena peningkatan suhu udara yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir ini, seperti yang terjadi kemarin Hari Selasa tanggal 10 Desember 2019 sekitar jam 15.40 WIB telah terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Weleri dan sekitarnya, yang mengakibatkan kerusakan bangunan rumah warga, pohon tumbang dan lainnya. Semoga warga yang kena musibah diberikan ketabahan dan kesabaran,” ujarnya.

 

Lanjut Dadim Ginda, “untuk itu, saya mengimbau kepada semua pihak dan masyarakat Kendal agar mengantisipasi sejak dini terjadinya bencana alam, perlu merapikan pohon-pohon besar dan tinggi untuk mengurangi beban pada pohon tersebut.Melakukan pengecekan kualitas pohon, yang lapuk atau tidak. Termasuk juga melakukan pengecekan dan penguatan bagian-bagian bangunan konstruksi seperti baliho, papan reklame, dan lain-lain. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menghindari peristiwa yang tidak diinginkan”.

Ia meminta agar melakukan pengecekan terutama diwilayah yang berpotensi banjir dan lonsor, dengan membersihkan saluran air (drainase), serta melakukan pengecekan kelistrikan baik di rumah maupun disepanjang jalan. Menurutnya kejadian bencana alam bisa terjadi kapanpun dan dimanapun, tidak ada yang tau. Maka perlu kita antisipasi lebih awal, karena dapat mengancam dan menganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat kapan saja dan dimana saja untuk segera ditangani. Kenyataan ini mendorong kita semua untuk mempersiapkan diri, keluarga dan seluruh warga Kendal.

 

”Penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab kita bersama. Masyarakat harus diikut sertakan didalam proses penanggulangan bencana alam. Untuk itu, kita perlu membangun kesadaran bersama dalam upaya meningkatkan kemandirian dan keswadayaan masyarakat. Siaga Bencana harus menjadi budaya, kita semua harus selalu siap-siaga dimanapun dan kapanpun,” tuturnya.

Dirinya juga menghimbau kepada OPD, semua stakeholder dan seluruh warga Kendal, untuk meningkatkan kewaspadaan sedini mungkin dan antisipasi lebih awal, dengan melakukan koordinasi antar instansi, serta mempersiapkan personil maupun peralatan yang diperlukan. Jika terjadi bencana alam, lakukan upaya penyelamatan dan evakuasi korban degan cepat dan tepat, serta mitigasi bencana baik pada saat pra bencana, tanggap darurat (saat bencana) dan pasca bencana.

“Mari kita bersama-sama, meningkatkan profesionalitas dalam bertugas, asah terus kemampuan personil; tampilkan sosok penolong dan pelayan masyarakat; tanamkan keikhlasan dan ciptakan rasa tanggungjawab yang tinggi, serta peduli pada sesama,” tutup Dandim Kendal tersebut sekaligis menutup amanat Bupati Kendal.

 

Usai pelaksanaan apel, Bupati Mirna dan Forkopimda meninjau secara langsung persiapan peralatan yang digunakan untuk mengantisipasi dan penanganan bahaya bencana.

 

(Diskominfo/HR)

 

 


Indeks Berita