Berita Terkini


MAKSIMALKAN POTENSI KOPI KENDAL YANG BESAR, KENDAL GELAR KURSUS BARISTA

Senin, 20 Januari 2020 16:09:00

Kendal - Tingginya popularitas tentang kopi dan semakin maraknya beberapa kedai kopi, profesi barista atau (Peracik Kopi) menjadi peluang besar untuk dijadikan sebagai pekerjaan. 

Profesi Barista terbilang masih sedikit yang mampu menguasai ilmu tersebut, melihat peluang yang cukup besar. Pendidikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Warga Pegandon, Senin (20/1/2020) memberikan vokasi Barista kepada warga yang mengikuti kesetaraan Paket C.

Adapun dalam uji kemampuan, PKBM bekerja sama dengan Asesor pihak LSP BPPKA Lembang yang telah memiliki standar Barista dari Perancis dalam dunia Barista. Ketua PKBM Maftuhin menjelaskan, jika penyelenggaraan ini telah dilakukan kali ke-2 dengan di ikuti 40 peserta.

Lebih lanjut jika sebelumnya pada Vokasi pertama pada tahun 2018 Maftuhin mengatkan, terdapat 20 peserta dan ada 17 peserta yang lulus dari LSP. Salah satunya berhasil menjadi Barista di Kapal Pesiar.

“Kita menggunakan pengujian dari LSP Nasional, tingkatannya sendiri dari sertifikasi yang diberikan dapat digunakan Internasional. Namun semua itu memiliki persyaratan tersendiri seperti  standar toefl yang diharuskan dari negara tujuan. Salah satu lulusan kami sudah ada yang berkerja di Kapal Pesiar sebagai Barista, sekarang ini ada di Dubai,” jelas Maftuhin.

Di sisi lain dalam uji kompetensi yang dilakukan turut diawasi oleh Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Parno, selaku dari sisi pemerintah pihaknya menjembati agar peserta paket C mendapat Sertifikasi Kompetensi yang standar nasional.

Parno berharap, jika diberikan sebuah inovasi lain peserta dapat memunculkan brand lokal atau menciptakan produk lokal menjadi brand tersendri, melihat kualitas kopi kendal tidak kalah dengan kopi lain.

"Uji Kompetensi peracikan kopi, jadi nanti akan ada produk-produk yang muncul di Kendal, ditambah adanya kreatif usaha dengan Kopi yang terkenal di tingkat Nasional. PKBM Bina Warga ini memakai nama Nawa Kopi yang bererti Niat Kopi semoga menjadi brand ternama di tingkat Nasional,” jelas Parno Kabid Pembinaan PAUD dan PNF.

Terkait penilaian dalam pengujian sertifikasi oleh pihak LSP meliputi tiga materi penting diantaranya, pemilihan kopi, cara pengolahan biji kopi dengan benar, dan terakhir merupakan penyajian atau cara meracik kopi.

Sementara itu potensi biji kopi di Kabupaten Kendal dinilai cukup bagus lantaran letak geografis Kabupaten Kendal yang juga memiliki dataran tinggi menjadi salah satu potensi sebagai penghasil Kopi. (Kominfo/AKP)


Indeks Berita