Berita Terkini


Bupati Kendal Tertibkan Dump Truck dan Jembatan Timbang tidak Berizin

Selasa, 19 Mei 2020 16:47:00

Kendal -Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si melakukan pengecekan pada pintu masuk Pelabuhan Kendal, mengingat banyaknya dump truck pengangkut tanah hasil galian C yang masuk melalui pelabuhan, Selasa (19/5/20202).

Bupati meminta kepada petugas Dinas Perhubungan Kendal untuk melakukan pengecekan kepada sopir terkait hasil tanah yang dibawa berasal dari Galian C yang berizin atau tidak. rusaknya jalan yang diakibatkan oleh dump truck tersebut membuat kerugian besar bagi pemerintah apabila galian C tersebut ilegal.

Mirna Annisa mengungkapkan, dirinya ingin meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan adanya transaksi di kawasan industri, termasuk menertibkan pengiriman tanah hasil galian C yang ilegal.

“Kondisi jalan yang ada di pelabuhan ini bisa dilihat kembali rusak, maka dari itu saya ingin tertibkan karena banyak muncul tambang - tambang ilegal dengan adanya pos jaga disini secara otomatis truk yang boleh masuk hanya truk yang membawa hasil galian C berizin atau legal,” jelas Mirna Annisa saat meninjau jalur pelabuhan.

Sementara pada peninjauan selanjutnya tentang pembangunan 2 jembatan timbang, Mirna Annisa turut mengambil tindakan pembongkaran jembatan yang dinilai menyalai aturan dengan mendirikan ditanah aset pemerintah. “Dari pihak PT tidak ada komunikasi, terlebih pembangunannya sebenarnya sudah menyalahi sehingga kita beri waktu 2 minggu untuk dilakukan pembongkaran,” jelasnya.

Disisi lain apabila waktu yang diberikan selama dua minggu jemabatan masih belum dilakukan pembongkaran, Kepala Satpol PP dan Damkar Toni Ari Wibowo mengatakan, pembongkaran akan dilakukan  secara SOP bersama tim teknis.

Diketahui jika jembtan timbang tersebut digunakan untuk kegiatan pengurukan dari salah satu perusahaan yang berada di kawasan industri. Adapun laporan tentang jembatan timbang berdasarkan dari Dinas Perhubungan yang menyangkut penggunaan jalan pelabuhan sebagai pembuatan jembatan timbang.(Kominfo /AK)


Indeks Berita