Berita Terkini


Hasil UMKM Keripik Pare Desa Ngasinan Tembus Penjualan Hingga Natuna

Senin, 26 Oktober 2020 15:35:31

Kendal – Tahun 2016 menjadi awal dari usaha kecil yang dibangun oleh ibu Istikharoh dengan membuat jajanan keripik dari kacang ijo, Pare, dan mlinjo, Desa Ngasinan Kecamatan Weleri, Senin (26/10/2020).

Bermula dari pesanan tetangga untuk diminta dibuatkan jajanan keripik, dan hal itu berlanjut hingga Istikharoh memberanikan diri untuk membuat sendiri dengan tujuan diperdagangkan.

Istikharoh mengatakan, pada awal setelah mendapat pesanan dan mendapat respon positif dari tetangga dirinya mulai memberanikan diri untuk bermodal dalam berjualan keripik dan dilanjut dengan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinperinkop).

“Dulu memang dari pesanan awal, dari situ katanya enak terus saya coba untuk berani membuat dan dijual. Setelah itu juga saya beranikan diri untuk ikut pelatihan di Dinperinkop, waktu itu pelatihan tentang Tata Boga,” terang Istikharoh.

Pasca melakukan pelatihan dirinya mulai yakin dan terus mengembangkan pemasaran ke berbagai warung dengan menitipkan termasuk penjualan pesanan lain.

Pada tahun 2019 Istikharoh kembali mengikuti pelatihan tentang pengemasan (Packaging), hal itu dilakukan lantaran pesanan yang diterimanya mulai mengalami peningkatan, dirinya mengaku jika awal usaha hanya mampu manghabiskan setidaknya 1-2 kilogram tepung dalam sehari, namun saat ini telah meningkat menjadi 5 hingga 10 Kilogram tepung dalam waktu sehari.

Keripik dengan label “Berkah”  kini telah menembus pasaran hingga luar jawa, Isikharoh mengatakan orderan mampu sampai luar lantaran telah mengikuti pelatihan pengemasan. ”Saat ini penjualan juga dari online, pernah juga pesanan keripik sampai ke Natuna khususnya keripik Pare,” jelasnya.

Untuk Keripik yang menjadi penjualan terbaik adalah keripik pare kemudian keripik kacang ijo, untuk keripik pare memiliki rasa tersendiri dari keripik pare lainnya, menurut testimony dari pelanggan jika keripik pare “Berkah” tidak memiliki rasa pait.

Terkait harga jual keripik berkah dijual dengan harga terjangkau, yaitu dengan harga Rp.10.000 dengan kemasan 2 ons dan harga Rp. 15.000 untuk keripik pare. (Diskominfo/AK).


Indeks Berita