Kendal – Kebakaran yang sempat terjadi di Pasar Weleri mengakibatkan banyak pedagang mengalami kerugian, Pemerintah Kabupaten Kendal saat ini telah berupaya dengan cepat untuk segera menyelamatkan roda perekonomian dengan menyiapkan pasar darurat, Senin (16/11/2020).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal Moh Toha, S.T, M.Si menyampaikan terkait relokasi pasar darurat, Pemerintah telah berupaya bergerak cepat dengan berbagai tahapan, pembuatan design gambar telah dianggarkan dengan Dana Tak Terduga (DTT) tahun 2020.
“Kita usahakan secepat mungkin untuk segera membuat pasar darurat, langkah saat ini kita telah melakukan inventarisasi awal, kemudian kita telah meminta pihak Dinas Perdagangan untuk penghitungan kasar sementara terkait pembuatan pembangunan baru,” jelas Moh toha.
Terkait pembangunan pasar darurat diperkirakan dapat terealisasi pada awal tahun 2021, hal itu lantaran sistem penganggaran yang telah selesai pada tanggal 16 Desember 2020 sehingga tidak memungkinkan untuk pengerjaan di tahun 2020.
Moh Toha juga menyampaikan jika tahapan pasca survei dari pihak Dinas Perdagangan akan dilanjutkan dengan penentuan lokasi yang melibatkan sosialisasi dengan perwakilan pedagang pasar. Moh Toha menyebut terdapat 3 lokasi yang diusulkan diantaranya Weleri 2, Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Terminal depan pasar.
Adapun terkait pembangunan Pasar secara permanen, akan segera dianggarkan pada tahun 2021 termasuk meminta bantuan kepada Pemerintah Pusat agar masuk dalam anggaran APBN. (Diskominfo/AK).