Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal kembali memberikan bantuan dana hibah kepada penyelenggara pendidikan di Kabupaten Kendal. Kali ini bantua diberikan kepada penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Dasar (DIKDAS), Kamis (23/12/2021) bertempat di Pendopo Tumengung Bahurekso Kendal.
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Kendal, Dico. M Ganinduto, B.Sc didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Sutadi, S.Pd., M.Si.
Dalam laporannya Sutadi menyampaikan, ada 2012 orang guru Paud dibawah lembaga Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI) dan Himpunam Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) yang diberikan bantuan. Masing-masing guru menerima Rp 2.400.000, dan total untuk bantuan yang diberikan ada Rp. 4.828.800.000
Bupati Kendal, Dico dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal saat ini fokus pada 4 pilar pembangunan, yaitu pembangunan Industri, Pariwisata, UMKM dan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Dari 4 pilar ini untuk memastikan pengembangan SDM sinergi dengan perubahan zaman yang ada di Kabupaten Kendal.
"Pertama adalah KIK, kalau saya perhatikan KIK ini akan maju dengan sendirinya, karena pemerintah akan memberikan insentif dan kemudahan kepada para pelaku investasi agar kedepan lebih banyak lagi investasi-investasi yang masuk, tentunya ini akan membukakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Kendal," tutur Bupati Dico
Kedua, menurut Bupati Kendal, akan ada banyak kawasan pariwisata yang dikembangkan di Kabupaten Kendal, tentunya dengan harapan majunya pariwisata akan membatu meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM dan masyarakat Kendal.
Ketiga, yaitu mengembangkan UMKM di Kabupaten Kendal, karena akan menjadi pendorong ekonomi paska pandemi Covid-19 di Kabupaten Kendal.
"Dari ketiga hal tersebut harus seimbang dengan pengembangan sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Kendal. Maka dari itu, para guru Paud ini menjadi salah satu ujung tombak dari sumber daya manusia melalui pendidikan diusia dini," ungkap Bupati Dico.
Bupati berharap, semua harus bekerja lebih keras, bekerja lebih cerdas lagi dan mengedepankan inovasi-inovasi agar tidak tertinggal dari daerah-daerah lain. "Kita harus punya semangat yang sama untuk membentuk karakter masyarakat Kendal yang lebih baik dan mampu berdaya saing," harapnya.
Terkait dengan bantuan hibah yang tidak bisa diberikan dari tahun ke tahun, Bupati Kendal sudah mendiskusikan dengan Disdikbud Kendal, yang mana hasilnya pada prinsipnya setiap tahun harus bisa mendapatkan dana hibah, dan setiap tahun akan semakin ditingkatkan.
"Alhamdulillah untuk dana hibah bagi para pendidik ini bagaimana caranya harus selalu dan dan terus meningkat, mengingat pentingnya peran dari para guru dalam membentuk karakter, SDM para generasi penerus bangsa. Maka para guru ini juga harus memberikan yang terbaik, agar menjadikan anak-anak di Kendal memiliki kualitas unggul, sehingga visi misi dari Pemerintah Kabupaten Kendal dapat terlaksana dengan baik," tegas Bupati Kendal.
Ketua Himpaudi Kabupaten Kendal, Indah Sulistiyorini, S.Pd menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada jajaran Pemkab Kendal, khususnya kepada Bupati Dico yang telah memberikan perhatian dan support dalam kondisi kesulitan akibat adanya wabah covid l9. Menurutnya bantuan hibah ini sangat bermanfaat dan membantu meringankan beban bagi para pendidik PAUD di Kabupaten Kendal.
“Kami berharap melalui wadah organisai, baik Himpaudi maupun IGTKI bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Disdikbud, Pokja Bunda PAUD dan stake holder lainnya untuk mendukung program program pemetintah Kab. Kendal khususnya dalam menyiapkan generasi melalui progm PAUD yang berkualitas,” tambah Indah Sulistiyorini.
Sedangkan salah satu guru Paud penerima bantuan hibah, Heri Andrianti dari KB Tunas Bangsa V Sidomulyo, Kecamatan Cepiring mengaku bantuan yang diberikan sangatlah bermanfaat. “Terima kasih Pak Bupati atas perhatiannya bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi saya yang sedang menghadapi masa sulit dalam masa pandemi,” akunya.
Diskominfo/ HR