Kendal – Rumah Mualaf yang terbentuk pada akhir tahun 2021 menjadi tempat bagi para mualaf untuk belajar memperdalam ilmu agama, berkesempatan pada tahun ini teradapat beberapa mualaf dari seluruh Kabupaten Kendal berkesempatan bertemu dengan Bupati Kendal Dico M. Ganinduto, Rabu (23/3/2022).
Adapun pada giat Taaruf Mualaf yang berlansung di Kediaman Bupati Kendal tersebut selain bertemu langsung, Dico M. Ganinduto meyampaikan bahwa Pemerintah akan terus mendampingi mualaf baik dari efek sosial maupun ekonomi.
“Rumah mualaf dapat dijadikan tempat untuk menyampaikan masalah yang terjadi dikehidupan sehari-hari. Intinya kita harus terus belajar memperdalam agama karena tidak semua mualaf belum pandai dalam agama Islam tetapi yang namanya belajar itu dapat dilakukan terus menerus ,” jelas Dico M. Ganinduto.
Sementara Ketua Rumah Mualaf KH Mukhlis Musyafa mengatakan bahwa rumah mualaf mengakomodir para mualaf tentang ibadah, ekonomi dan advokasi hukum. Rumah mualaf sendiri bernaung pada Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Tugas pembinaan dan konsultasi keagamaan bertujuan agar saudara para mualaf mampu mendalami nilai dan syariat islam, dan mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian hukum dan advokasi kami akan bantu proses pembaharuan identitas baik itu di KTP atau KK maupun terkait waris. Selanjutnya apabila saudara mualaf mengalami masalah ekonomi insyaAllah akan kami bantu dengan memberikan ketarampilan atau pelatihan,” jelas KH Mukhlis Musyafa.
Semenara itu pada kegiatan Taaruf Mualaf turut diserahkan sertifikat mualaf dan pemberian paket sembako dari Baznas Kendal untuk mualaf dengan harapan bisa bermanfaat dan membantu di masa pendemi.
(Diskominfo/AK)