Kendal - Pemerintah Kabupaten Kendal dalam mengupayakan peningkatan jaringan yang turut mendukung prioritas Nasional dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur digital, Dinas Komunikasi dan Informatika Kendal merencanakan pembangunan infrastruktur jaringan Fiber Optic (FO), Selasa (17/5/2022).
Kebutuan pembangunan kabel FO menyeluruh kurang lebih mencapai 98 KM dengan kisaran dana melebihi 20 Milyar, dengan besarnya anggaran tersebut Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kendal membagi pembangunan menjadi 4 tahapan.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika Ahmad Syahrul Falah menjelaskan, dengan adanya pemasangan infastruktur Kabel FO dapat memberikan dampak besar kepada masyarakat, hal kecil yang dapat dirasakan adalah Wifi dengan kecepatan 100 Mbps dan mampu menunjang kebutuhan masyarakat terutama dibidang e-commerce.
“Jalur kita sudah ada namun saat ini masih wireless tentunya itu rendah apa lagi ditempat umum, maka dari itu jika menggunakan FO akan lebih meningkat dan transfer data mampu mencapai 100 Mbps. Tentunya ini mampu membantu warga dalam pengembangan e-commerce, selain itu bisa menanggulangi masalah blank spot,” jelas Ahmad Syahrul Falah.
Adapun presentase area blank spot Kabupaten Kendal adalah 30 persen, untuk mewujudkan peningkatan jaringan Diskominfo Kendal mendapat bantuan Dana APBD Provinsi sesuai dengan pengajuan proposal terkait bantuan pendanaan.
Tahapan yang saat ini dilakukan adalah adanya verifikasi oleh Tim TAPD Provinsi serta Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah yang menindaklanjuti hasil Musrenbang guna perencanaan pembangunan tahun 2023.
Sesuai dengan hasil Musrenbang Diskominfo Kendal mendapat bantuan danan pada pembangunan tahap pertama dengan estimasi kebutuhan dana adalah 3,6 Milyar. Area pemasangan kabel FO meliputi 28 Perangkat Daerah, Kota Kendal, Kecamatan Patebon, Kecamatan Kangkung dan Kecamatan Cepiring.
Sementara Pembangunan 3 tahap lainnya menurut Ahmad Syahrul Falah akan dilakukan pasca tahap pertama selesai atau akan dilakukan berkelanjutan. Pada dasarnya kawasan atas yang merupakan area blank spot akan menjadi prioritas pengembangan selanjutnya.
Harapan yang dituju dengan adanya pembangunan infrastrukur Kabel FO masyarakat dapat mengakses semua informasi, pengetahuan dan ilmu pengetahuan yang mendukung pembangunan daerah yang mampu diakses publik masyarakat Kabupaten Kendal serta komunikasi antara Pemeriantah Kabupaten kendal dengan masyarakat berjalan efektif dan efisien serta lancar.
(Diskominfo/AK)