Berita Terkini


Bupati Kendal Membuka Rakor Pamwil Jelang Idul Adha 1443 H

Kamis, 23 Juni 2022 13:25:46

Kendal - Menjelang Idul Adha 1443 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kendal menggelar Rapat Koordinasi Pengamanan Wilayah dalam rangka menjaga Kondusifitas bersama, Kamis (23/6/2022).

Kepala Badan Kesbangpol Suharjo menjelaskan dasar dilakukan Rakor Pamwil berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri no 42 tahun 2015 tentang pelaksanaan koordinasi penanganan konflik sosial, dan peraturan Menteri Dalam Negeri no 46 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan Menteri Dalam Negeri no 2 tahun 2018 tentang kewaspadaan dini di daerah.

"Maksud diselenggarakan Rakor Pengamanan Wilayah ini adalah untuk menyamakan visi, misi, persepsi dan kesatuan langkah dalam rangka menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah Kabupaten Kendal jelang Hari Raya Idul Adha 1443 H," jelas Suharjo pada pembukaan Rakor Pamwil.

Adapun Pokok pembahasan pada Rakor Pamwil tersebut membahas beberapa poin penting diantaranya pembahasan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi, antisipasi penindakan dan sosialisasi aturan penyembelihan hewan kurban.

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto pada sambutannya menyampaikan, untuk memperhatikan penyebaran kasus PMK, kemudian beberapa antisipasi dari pemerintah terhadap hewan PMK, dan meminta untuk melakukan sosialisasi tata cara penyembelihan.

"Kasus PMK di Kendal kurang lebih berada di angka 500 an, maka dari itu apabila ditemukan kasus untuk segera melakukan isolasi pada hewan, saya juga meminta kepada para tokoh dan OPD terkait untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait tata cara penyembelihan yang setidaknya harus menyediakan 3 tempat tidak dalam satu tempat proses penyembelihan," jelas Dico M. Ganinduto.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, jika OPD terkait juga wajib memberikan pencerahan terhadap pengolahan hewan kurban yang apabila telah tekonfirmasi PMK untuk tidak mengkonsumsi pada bagian mulut, kuku dan saluran pencernaan.

"Kita sudah mengantisipasinya dengan berbagai upaya, namun sebenarnya masih bisa dikonsumsi hanya saja beberapa bagian tertentu tidak dapat dikonsumsi seperti mulut, kuku dan saluran pencernaan jangan, ini tentunya menjadi tugas kita untuk mensosialisasikan," imbuh Dico M. Ganinduto.

Bupati juga masih menginstruksikan bahwa penutupan 3 pasar hewan masih berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.

Hal lain yang masih menjadi perhatian Bupati Kendal adalah, untuk protokol kesehatan masih harus diwaspadai terutama pada kegiatan yang berada di dalam ruangan.

 

(Diskominfo/AK).


Indeks Berita