Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal secara simbolis menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan BLT Penanganan Dampak Inflasi Daerah Kabupaten Kendal Tahun 2022, Senin (12 /12/2022) di PT. Saritembakau Cepiring, Kendal.
BLT diserahkan kepada para tukang Ojek, Kusir Dokar, tukang Becak, dan buruh pabrik rokok PT. Sari Tembakau Harum Cepiring, dan buruh tani di Kabupaten Kendal.
"BLT DBHCHT pada Anggaran Penetapan tahun 2022 telah disalurkan kepada 4.016 orang Buruh Petani Tembakau yang pelaksanaannya dibagi dalam 2 tahap. Sedangkan pada saat ini akan dilakukan penyeluran BLT DBHCHT bagi buruh Pabrik Rokok dan buruh tani tembakau sejumlah 2.051 orang untuk tahap pertama," ujar Asekbang Sekda Kendal, Tavip Purnomo, saat hadir membacakan sambutan Bupati Kendal.
Disamping itu, pada hari ini juga akan diserahkan BLT Penanganan Dampak Inflasi Daerah secara simbolis kepada perwakilan penerima yang berasal dari tukang ojek, kusir dokar, dan tukang becak dengan penerima sebanyak 2.126 orang. Bagi penerima dapat mengambil bantuan tersebut di kantor pos.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kendal dalam rangka memberikan peningkatan kesejahteraan bagi warga masyarakat Kendal. Tujuannya untuk menambah pendapatan serta mengurangi beban pengeluaran bagi masyarakat," tambah Tavip Purnomo.
Ia berharap, mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini, tepat sasaran, bisa dipergunakan dengan baik dan bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari bagi penerima bantuan dan keluarganya ditengah situasi ekonomi yang kurang menentu pada saat ini.
Salah satu pekerja dari PT. Saritembakau Cepiring, Tutik mengaku bahwa bantuan yang diberikan sangatlah membantu untuk kebutuhan sehari-hari.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Pemkab Kendal yang sudah menyalurkan BLT bagi karyawan di PT. Saritembakau. Semoga bantuan ini ada lagi di tahun berikutnya," ujar Tutik warga di Kecamatan Kaliwungu.
Dalam kegiatan itu turut hadir Kepala Dinas Sosial Kendal, Toni Ari Wibowo beserta para stafnya, Direktur Utama PT. Sari Tembakau Harum Kendal, Warih Sugriyanto, Direktur Operasional Wisnu Ponco Legowo, dan ribuan penerima pekerja penerima BLT, serta perwakilan kantor pos Kendal.
Kepala Dinas Sosial Kendal, Toni Ari Wibowo menjelaskan, untuk BLT DBHCHT yang diberikan masing masing pekerja mendapatkan Rp. 1.200.000, namun dibagi menjadi dua tahap, sehingga menerima dua kali dengan nilai Rp. 600.000. Begitu juga untuk buruh tani juga akan mendapatkan BLT sebesar Rp. 1200.000 yang dibagi menjadi dua tahap.
"Sedangkan untuk bantuan dampak Inflasi atau BBM penerima Man akan mendapatkan Rp.300.000 hanya satu kali saja," tambah Toni.
Diskominfo/HR