Berita Terkini


BNNK Kendal Gelar Press Release Akhir Tahun 2024

Selasa, 31 Desember 2024 23:17:08

Kendal- BNN Kabupaten Kendal menggelar acara press release akhir tahun 20204, Selasa (31/12/2024) di lobby Kantor BNN Kabupaten Kendal, Jalan Gajahmada, Karangsari, Kendal.

Acara yang bertema “Perkuat Kolaborasi, Wujudkan Indonesia Bersinar” tersebut turut dihadiri oleh Kasat Narkoba Polres Kendal, Kepala Badan Kesbangpol, Sekretaris Dispermades, perwakilan dari Dinas Sosial, Baperlitbang, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, RSUD dr. H. Soewondo, dan Forum Wartawan Kendal.

Dalam acara tersebut, Kepala BNN Kabupaten Kendal Anna Setiyawati, S.Sos., M.M menyampaikan terkait dengan latar belakang pada visi misi presiden dan wakil presiden tahun 2025-2029.

"Permasalahan narkoba menjadi salah satu isu strategis yang diangkat dalam misi asta cita ke-7, yakni memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi, narkoba, judi, dan penyelundupan,” ujar Anna Setiyawati.

Anna menambahkan, pencegahan dan pemberantasan narkoba juga tertuang menjadi program prioritas nasional ke-6. Hal ini semakin menegaskan bahwa permasalahan narkoba merupakan salah satu ancaman serius bagi masa depan bangsa Indonesia dalam upaya mewujudkan visi bersama Indonesia maju menuju Indonesia emas tahun 2045.

Lebih lanjut, Anna menyampaikan, bahwa Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Dr. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si telah menetapkan 5 (lima) kebijakan dan strategi, yakni penguatan kolaborasi, penguatan intelijen, penguatan wilayah pesisir dan perbatasan negara, penguatan kerja sama dengan negara perbatasan, serta tematik dan ikonik.

"Kebijakan dan strategi ini sebagai landasan pijakan dalam pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan narkoba agar lebih efektif dan tepat sasaran," terang Anna.

Dalam paparannya, BNN Kabupaten Kendal tercatat telah menandatangani 99 PKS dengan berbagai stakeholder, dan menggunakan anggaran sebesar 99,97 persen dari total anggaran.

Anna menambahkan, BNN Kabupaten Kendal juga berhasil membentuk 515 orang relawan P4GN, 328 orang penggiat P4GN, melaksanakan 16 kegiatan tes narkoba/ deteksi dini dengan jumlah peserta 588 orang.

“Kami telah berhasil membentuk 2 unit intervensi berbasis masyarakat (IBM), yaitu IBM Ringin Putih di Desa Ringinarum, Kecamatan Ringinarum, dan IBM Angsa Emas di Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, dengan melibatkan 10 (sepuluh) orang agen pemulihan,” ungkap Anna.

Sementara itu, Kasubbag Umum BNNK Kendal Wahyu Ratriyani, S.KM., M.AP menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana keterbukaan informasi publik, terkait pemaparan hasil kerja penanganan permasalahan narkoba, agar masyarakat dapat memberikan penilaian atas kinerja BNN Kabupaten Kendal selama setahun ini.

Ia juga menjelaskan, bahwa tahun ini mendapat nilai IKPA sebesar 99,99 dan nilai NKA sebesar 97,81. BNN Kabupaten Kendal telah melaksanakan kegiatan sosialisasi tatap muka/konvensional sebanyak 144 kegiatan dengan total peserta sejumlah 20.133 peserta, 9 Kegiatan program CARAKA (cara asyik bicara narkotika) dengan 912 peserta, program BERSEMINAR (bersama sekolah menuju indonesia bersinar) dilaksanakan sebanyak 70 kegiatan dengan total peserta 14.080 orang, serta mengajak 51 sekolah di kabupaten kendal untuk menjadi sekolah bersinar (bersih dari narkoba).

Seruling mas (seruan keliling masyarakat) telah dilaksanakan sejumlah 66 kegiatan kepada 5.052 peserta, safarel (safari religi) sebanyak 33 kegiatan kepada 3.438 peserta. Kegiatan KIE ke sekolah atau lingkungan pendidikan melalui program sapa siswa sejumlah 57 kegiatan terhadap total 23.763 siswa.

Kegiatan KIE dengan memanfaatkan moment car free day dilaksanakan sebanyak 25 kegiatan, dengan total peserta 4.690 orang, dan insert konten sebanyak 43 kegiatan dengan 21.219 orang peserta.

Klinik Pratama Bina Waras, yang merupakan lembaga rehabilitasi milik BNN Kabupaten Kendal, meraih capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 3,53, serta capaian pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi (IKR) dengan nilai 3,49 (kategori B – terkelola).

“Kami juga telah melayani pembuatan surat keterangan hasil pemeriksaan narkoba (SKHPN) sebanyak 494 layanan, melayani 14 orang klien rehabilitasi rawat jalan, dan 14 orang klien pasca rehabilitasi,” ujar Tri Wahyu

Dalam kesempatan itu, Setyanto, S.H, Ketua Tim Rehabilitasi BNNK Kendal mengatakan, bahwa dibidang pemberantasan, BNN Kabupaten Kendal telah melaksanakan layanan asesmen terpadu pelaku tindak pidana narkotika sebanyak 19 orang, 11 kali azia dan tes urine terhadap 317 orang, baik itu di tempat hiburan malam, lapas, stasiun, maupun Pelabuhan.

Di akhir gelar capaian, Anna Setiyawati, S.Sos, M.M selaku Kepala BNN Kabupaten Kendal menyampaikan rasa terima kasih kepada para stakeholder yang telah bekerja sama.

“Kami harap sinergi dan hubungan kekerabatan yang baik ini akan terus terjalin erat, demi mewujudkan Indonesia BERSINAR, bersih dari narkoba,” kata Anna sekaligus menutup acara tersebut.

Diskominfo/HR


Indeks Berita