Berita Terkini


Hari Kartini 2025, Bupati Kendal: Perumpuan Adalah Pondasi dalam Keluarga

Senin, 21 April 2025 18:48:13

Kendal- Selamat memperingati Hari Kartini ke-146 kepada seluruh kaum perempuan di Kabupaten Kendal, dan ucapan terima kasih serta apresiasi yang tinggi atas peran serta semua perempuan kabupaten Kendal.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari dalam acara peringatan Hari Kartini ke-146 Tahun 2025 yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP2PA) Kabupaten Kendal, Senin (21/4/2025) di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal.

Menurut Bupati Kendal, acara yang mengangkat tema "Perempuan Tangguh, Keluarga Bahagia, Bangsa Sejahtera” ini menyampaikan pesan yang kuat bahwa perempuan adalah salah satu pondasi utama dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Ia juga menyampaikan, peringatan Hari Kartini ini menjadi momen penting bagi perempuan di Kabupaten Kendal untuk terus berkontribusi dalam membangun daerah.

"Namun di balik kemajuan yang telah dicapai, kita tidak bisa menutup mata terhadap fenomena sosial yang masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data, angka perceraian di Kendal pada tahun 2024 mencapai 1.565 kasus, dengan salah satu penyebab utamanya adalah pernikahan dini, yang didominasi oleh anak atau remaja perempuan," tutur Bupati Dyah Kartika Permanasari.

Dari hal tersebut, lanjut Bupati Kendal, bahwa perempuan sangat rentan mengalami kekerasan, kesulitan ekonomi, bahkan anak yang dilahirkannya berpotensi menderita stunting.

Pihaknya juga mengungkapkan, kekerasan terhadap perempuan dan anak juga masih terjadi. Namun kasus tersebut di Kabupaten Kendal sudah menurun menjadi 72 kasus pada tahun 2024 dari sebelumnya mencapai 126 Kasus di tahun 2023.

Murut Dyah Kartika, hal itu bukan hanya angka, tetapi banyak cerita duka serta luka dari para kaum perempuan yang mengalami permasalahan tersebut.

Selanjutnya, Bupati Kendal juga menyampaikan tentang masalah stunting, bahwa hingga sampai saat ini masih menjadi ancaman nyata bagi masa depan bagi masyarakat di Kabupaten Kendal.

Perlu diketahui bahwa pada tahun 2024 menunjukkan prevalensi stunting sebesar 17,43?n masih terdapat 24.141 keluarga yang masuk kategori beresiko stunting. Maka, hal tersebut menjadi peringatan bagi kita semua, bahwa ketahanan keluarga, edukasi yang memadai, dan pemenuhan kebutuhan gizi harus menjadi prioritas utama.

Lebih lanjut kata Bupati Kendal, bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) sebagai wadah perlindungan bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Selain itu, dibentuk juga Tim Sinergitas Pentahelix untuk Rujukan, Kampanye, Konseling, dan Edukasi untuk mencegah pernikahan dini secara lebih terarah dan berkelanjutan.

"Upaya ini merupakan komitmen nyata kita bersama. Perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak bukanlah tugas individu atau instansi tertentu, melainkan tanggung jawab kita bersama seluruh elemen bangsa. Maka, negara harus hadir memastikan setiap perempuan dan anak mendapatkan haknya untuk hidup aman, tumbuh dan berkembang tanpa rasa ketakutan," kata Bupati Kendal.

Tak hanya itu, lanjut Bupati Kendal, pada hari ini, juga akan dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kabupaten Kendal dengan Organisasi Perempuan di Kendal, terkait Pemanfaatan Dokumen Kependudukan Identitas Kependudukan Digital dan Kartu Identitas Anak.

"Kerja sama ini sebagai bentuk peningkatan layanan publik yang responsif gender dan inklusif, serta difokuskan pada pemanfaatan dokumen kependudukan dan melibatkan organisasi perempuan sebagai agen edukasi kepada masyarakat," terang Hj. Dyah Kartika Permanasari.

Tak lupa dalam acara tersebut, Bupati Dyah Kartika Permanasari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat dan perjuangan Kartini sebagai nilai hidup sehari-hari. Melanjutkan perjuangan untuk memberdayakan wanita dan memberdayakan keluarga sebagai modal utama memajukan peradaban bangsa.

"Mari kita bangun ekosistem yang aman, adil, dan mendukung bagi perempuan di rumah, di sekolah, di tempat kerja, dan di dalam ruang-ruang publik," ajak Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari sekaligus mengakhiri penyampaiannya.

Acara turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kendal, H. Benny Karnadi, Forkopimda, para pimpinan OPD, dan diikuti oleh para pimpinan organisasi perempuan di Kabupaten Kendal.

Aacara juga dimeriahkan dengan Bazar UMKM, yang dikuti oleh para pelaku UMKM di 20 kecanatan di Kabupaten Kendal.

Diskominfo Kendal /Heri


Indeks Berita