Kendal – Bupati Kendal melakukan kunjungan kerja ke Dusun Krajan, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, untuk meninjau langsung kegiatan kelompok tani Tunggak Semi yang telah menerapkan sistem pertanian organik, Selasa (27/05/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap trobosan inovatif yang dilakukan oleh para petani setempat. Ia menilai langkah berani kelompok tani Tunggak Semi dalam beralih dari pertanian konvensional ke pertanian organik sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif kelompok tani Tunggak Semi. Ini adalah langkah maju yang perlu didukung bersama. Sistem pertanian organik ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga bisa menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya di Kabupaten Kendal,” ujar Bupati Dyah Kartika Permanasari.
Bupati juga berharap, keberhasilan sistem ini dapat ditularkan ke petani-petani lain agar dampaknya lebih luas.
“Sistem ini sangat baik karena tidak menimbulkan pencemaran lingkungan, terutama pada lahan persawahan yang selama ini banyak terpapar bahan kimia,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Tunggak Semi menjelaskan bahwa lahan yang digunakan untuk pengembangan sawah organik saat ini seluas 400 meter persegi.
Pihaknya mengakui bahwa panen pertama mengalami penurunan hasil hingga 60 persen karena masih dalam tahap peralihan dari penggunaan pupuk kimia ke pupuk organik. Namun, ia optimistis karena hasil panen kedua sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan.
“Panen pertama memang menurun karena proses adaptasi, tapi sekarang alhamdulillah hasil panen kedua sudah mulai meningkat dan bahkan melebihi sebelumnya,” ungkap Ketua kelompok.
Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan langsung dari pemerintah daerah kepada para petani yang berani melakukan inovasi demi pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.
(Diskominfo/AK92)