Berita Terkini


Tingkatkan Kapasitas Guru, Bupati Kendal Launching Pembelajaran Kapas Gula

Selasa, 17 Juni 2025 15:13:36

Kendal- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal melaunching model pelatihan Kapasitas Guru Berkelanjutan (Kapas Gula) untuk meningkatkan kinerja guru di Kabupaten Kendal, Selasa (17/6/2025) di gedung Abdi Praja Setda Kendal.

Kegiatan dihadiri oleh Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari sekaligus melaunching model pelatihan Kapas Gula. Acara diikuti oleh ratusan guru TK, SD, dan SMP di Kabupaten Kendal.

Dalam laporannya, Ferinando Rad Bonay menjelaskan, bahwa kegiatan ini untuk memantau keberlanjutan para guru setelah mengikuti pelatihan terkait dengan koding dan AI, apakah terus melanjutkan atau tidak, yang nantinya akan dinilai.

Menurut Ferinando, materi utama dalam kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi para guru dalam memanfaatkan teknologi, dan mengenali para siswa, serta penanganan siswa yang nakal atau tidak disiplin.

"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal lebih menekankan pada Go Geographic Information System (GIS) dan profesional para guru, bagaimana guru memahami pembelajaran dan memahami para siswa. Kemudian apakah para guru sudah memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran dan membuat pembelajaran yang menarik bagi para siswanya sesuai perkembangan jaman saat ini," kata Ferinando.

Ia juga menyampaikan, di Kendal tahun ini sudah menganggarkan untuk pembelajaran yang menggunakan smart board, yaitu di SMP 2 Kendal dan SP 1 Boja yang nantinya akan dilaunching di bulan Agustus 2025.

Bupati Kendal dalam acara tersebut menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan para guru yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini, guna meningkatkan Kinerja Guru TK, SD dan SMP.

Ia juga mengatakan, bahwa kegiatan Kapas Gula ini hanya ada di Kabupaten Kendal yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bagi para guru TK, SD, dan SMP dalam menghadapi tantangan jaman.

"Harapannya ditengah-tengah kemajuan teknologi saat ini nantinya para guru bisa lebih manfaatkan teknologi yang ada, dan sebelumnya harus menyiapkan sarana dan prasarananya karena sudah akan ada pembelajaran koding dan Artificial Intelligence/AI," ujar Bupati Kendal.

Bupati Kendal menambahkan, melalui model pelatihan KAPAS GULA ini diharapkan dapat mewujudkan sinergitas guru, Kepala Sekolah dan Pengawas sekolah, untuk mencapai layanan pendidikan yang lebih bermutu di Kabupaten Kendal," tutur Bupati Kendal.

Menurut Bupati Kendal, di era pembelajaran saat ini muncul tantangan baru bagi para guru untuk menambah bekal ilmu para siswanya dengan Pembelajaran Koding, Kecerdasan Artificial dan pembelajaran mendalam (deep learning).

Ia menambahkan, di masa mendatang mungkin akan muncul tantangan-tantangan baru dunia Pendidikan. Maka, peran guru, orang tua dan pemerintah perlu terus dioptimalkan dan disinergikan guna mengembangkan potensi para siswa melalui berbagai metode pembelajaran yang aman dan nyaman serta humanis.

"Saya juga mengucapkan selamat dan penghargaan yang tinggi kepada sekolah yang telah menerapkan model pelatihan KAPAS GULA. Semoga program ini benar-benar dapat meningkatkan layanan pendidikan di sekolah-sekolah tersebut, dan segera dijalankan di sekolah yang belum menerapkan," kata Bupati Dyah Kartika Permanasari mengakhiri sambutannya sekaligus melaunching model pembelajaran Kapas Gula.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada sekolah-sekolah yang sudah melaksanakan model pembelajaran Kapas Gula di Kabupaten Kendal.

Salah satu peserta, Fabella Dwi B dari SMP 3 Cepiring mengatakan, bahwa model pembelajaran Kapas Gula ini sangat baik, mengingat lebih meningkatkan kapasitas para guru untuk lebih memahami siswanya baik dalam hal belajar maupun mengatasi persoalan-persoalan yang ada.

"Kegiatan ini tentunya sangat baik, karena kita diminta untuk lebih memahami siswa sekolahnya masing-masing, jika ada permasalahan yang ada, maka kita juga diminta untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut, baik dari siswa yang kesulitan belajar, kurang minat belajar maupun kesulitan lain-lain," ujar Fabella.

Menurutnya Fabella, salah satu solusi pembelajaran agar para siswa mau meningkatkan belajar, maka bisa disesuaikan dengan minat belajar anak-anak jaman sekarang, seperti memanfaat teknologi yang ada.

Diskominfo Kendal/Heri


Indeks Berita