Kendal - Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikam langsung pabrik PT. Trina Mas Agra Indonesia (TMAI) dengan produksi Panel Surya terbesar di Indonesia, Kamis (19/06/2025).
Wakil Direktur Utama PT Trina Mas Agra Indonesia (TMAI), Lokita Prasetya, mengungkapkan bahwa pabrik ini memiliki nilai investasi yang mencapai lebih dari Rp 1,5 triliun. Selain itu, pabrik tersebut menyerap hingga 640 tenaga kerja dan menyediakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas tenaga kerja khususnya di teknologi produksi sel surya dan modul.
Disampaikan juga bahwa Pabrik Sel dan Modul Surya TMAI merupakan pabrik sel dan modul surya terintegrasi di Indonesia, yang saat ini mampu memproduksi hingga 1 GW, menjadikannya pabrik panel surya terbesar di Indonesia.
Sementara Agus Gumiwang menyampaikan bahwa target Nasional penggunaan adalah 69,5 GW dari jumlah tersebut dibutuhkan 76% atau sebesar 52,8 GW untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
"Dari 76?ri target kebutuhan Nasional kita mencoba untuk mengejar penggunaan listrik dengan sumber dari tenaga surya maupun hydro, sementara sisanya 24% masih menggunakan sumber daya fosil, gas, maupun batu bara," jelas Menteri Perindustrian.
Dengan berdirinya PT. TMAI juga sejalan dengan pemerintahan dalam mendukung transisi energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia. Melalui produksi panel surya yang telah ada di Indonesia, impor modul dan sel surya akan mulai berkurang. “Dengan kapasitas tersebut , maka dalam hitungan kami TMAI akan memproduksi sekitar 1,4 juta lembar panel surya per tahun atau kapasitas produksi mencapai 1 GW per tahun,” imbuhnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik dengan investasi yang terus berkembang di Jawa Tengah, terutama pada Kawasan Industri Kendal.
"Kami tidak bisa mengandalkan PAD dan APBD kita, maka jalan satu-satunya adalah investasi di Jawa Tengah. Untuk triwulan 1 tahun 2025 investasi kita sudah hampir 21 triliun untuk pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah 4,98 di atas Nasional," jelas Gubernur Jawa Tengah.
Disisi lain Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari sangat berterima kasih atas dipilihnya KIK sebagai tempat investasi, yang secara tidak langsung dapat menyerap tenaga kerja.
(Diskominfo/AK92)