Berita Terkini


Akademi Paradigta Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Kabupaten Kendal

Senin, 30 Juni 2025 14:51:22

Kendal– Komitmen memperkuat kepemimpinan perempuan terus digaungkan oleh Serikat PEKKA (Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga) Kabupaten Kendal melalui penyelenggaraan lokakarya bertajuk "Penguatan Sistem Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Menuju Indonesia Emas", Rabu (26/6/2025) di Gedung DPRD Kabupaten Kendal.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berkat kolaborasi dengan Komisi D DPRD Kendal dan Pemerintah Kabupaten Kendal. Acara itu merupakan bagian dari upaya kolaboratif membangun sistem pemberdayaan perempuan yang terstruktur, tersistem, dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari inisiatif nasional yang telah dijalankan PEKKA melalui Akademi Paradigta sejak 2016, dan kini telah hadir di 15 kabupaten/kota. Program ini berfokus pada perempuan kepala keluarga, untuk memberikan akses yang lebih luas terhadap pendidikan, informasi, serta kesempatan berperan dalam ranah sosial, ekonomi, dan politik.

Kepala Divisi Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Yayasan PEKKA Indonesia, Dhesy Vienayanti, menjelaskan, bahwa pengalaman PEKKA selama ini menjadi dasar kuat untuk mendorong lahirnya sistem pemberdayaan yang didukung oleh pemerintah daerah.

“Dari pengalaman tersebut, kami ingin mendorong PKK dan Pemerintah Daerah untuk merubah sistem pendidikan pemberdayaan perempuan dimulai dari daerah Kendal dan diikuti wilayah di 15 kabupaten lainnya di Indonesia,” papar Dhesy.

Dhesy mencontohkan keberhasilan Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat, yang telah menerapkan sistem pendanaan program belajar perempuan secara kolaboratif.

“Salah satu kabupaten yang telah memiliki sistem tersebut adalah Kabupaten Kubu Raya, di mana mereka mendanai kegiatan kelas belajar perempuan desa, mentor didanai Pemda dan peserta didanai dari Dana Desa,” ungkapnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kendal, Rizki Oktavianti, yang menyoroti pentingnya peran strategis perempuan dalam membentuk masa depan bangsa.

“Tonggak besar dalam suatu keluarga selain ayah yaitu seorang ibu, maka dari itu dengan adanya lokakarya ini bisa menjadi fasilitas kita semua untuk bersama-sama menjaga generasi-generasi Indonesia Emas,” ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KBP2PA) Kabupaten Kendal, Albertus Hendri Setyawan, menyebutkan bahwa PEKKA menjadi wadah yang sangat penting bagi perempuan dalam situasi rentan.

“Organisasi ini meliput wanita-wanita dalam kondisi rentan serta bisa menjadi ruang solidaritas, pembelajaran dan perjuangan perempuan dalam meningkatkan taraf hidup mereka,” jelasnya.

Serikat PEKKA Kabupaten Kendal telah menjalankan program pendidikan sejak 2016. Dampaknya mulai terasa, dengan semakin banyaknya alumni Akademi Paradigta yang kini aktif sebagai kader desa, tokoh komunitas, dan penggerak pembangunan lokal. Pendidikan yang diberikan di Akademi Paradigta menekankan pada transformasi pola pikir dan penguatan peran perempuan.

Hal ini dirasakan langsung oleh salah satu peserta, Rohmah, yang mengaku mengalami perubahan besar dalam cara pandangnya setelah mengikuti kelas tersebut.

“Dari kelas tersebut saya diajarkan bagaimana cara menjadi perempuan yang bisa mandiri dan kuat serta bisa merubah mindset yang tadinya sebagai ibu rumah tangga biasa sekarang bisa berubah menjadi lebih maju, bukan cuma sebagai ibu rumah tangga saja,” ujar Rohmah.

Ke depan, Serikat PEKKA Kendal berharap agar Pemerintah Kabupaten Kendal dapat mengadopsi sistem pemberdayaan perempuan yang terstruktur dan tersistem.

Sebagai tindak lanjut, akan digelar forum diskusi kelompok terfokus (FGD) yang akan membahas model pendidikan berkelanjutan untuk penguatan perempuan di Kendal. Harapannya, PKK sebagai organisasi yang telah memiliki sistem struktural, dapat menjadi mitra utama dalam implementasi program tersebut.

Dengan dukungan dari berbagai elemen, termasuk legislatif, eksekutif, dan organisasi perempuan, Akademi Paradigta diyakini akan terus menjadi motor penggerak dalam melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang mampu memimpin dan membawa perubahan nyata di masyarakat.

Inisiatif ini tidak hanya mendukung kesetaraan, tetapi juga berperan strategis dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas, di mana perempuan tampil sebagai pilar utama pembangunan bangsa.

Dikominfo Kendal/Sandy


Indeks Berita