Kendal- Bupati Kendal serahkan serahkan bantuan Subsidi Harga Pangan untuk Keluarga dengan Balita Berisiko Stunting di wilayah Kecamatan, Selasa (8/7/2025) di Balai Desa Bangunsari Kecamatan Patebon.
Acara dihadiri perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan Pangan Provisi Jawa Tengah, Firdaus, perwakilan Pokja 4 TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Pandu Rapriat, perwakilan Pokja 4 TP PKK Kendal, Camat Kendal, dan beserta para kepala desa di Kecamatan Patebon.
Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jateng yang terus berkolaborasi untuk menekan angka stunting di Kendal, termasuk pemberian subsidi harga pangan untuk keluarga dengan balita berisiko stunting.
Ia juga berharap kepada pra orang tua, agar lebih perhatian kepada anak-anaknya terutama dalam pemenuhan gizi, karena balita membutuhkan asupan makanan bergizi.
"Sebagai orang tua memang harus telaten memberikan makanan bergizi, seperti sayur dan lainya, dan hindari makanan-makanan yang instan, agar pemenuhan gizi anak dapat tercukupi, sehingga bisa tumbuh dengan baik menjadi anak yang cerdas yang nantinya bisa mengangkat drajat orang tua, dan bermanfaat bagi masyarakat, serta bangsa negara Indonesia," tutur Bupati Kendal.
Ia juga berharap, dengan subsidi harga pangan ini dapat membantu para orang tua dalam memberikan pemenuhan gizi terhadap anak-anak beresiko stunting, sehingga berdampak positif dan menekan angka stunting di Kabupaten Kendal.
Sementara itu, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provisi Jawa Tengah, Firdaus menyampaikan, bahwa program subsidi harga pangan ini berbentuk paketan sembako, yang isinya 1 kg beras fortivit, 2 kg telur ayam, 3 olahan makanan berprotein mengandung olahan ikan, ayam, dan daging sapi.
"Satu paket tersebut harga umumnya Rp 175.000, namun dengan subsidi harga yang diberikan penerima manfaat hanya membayar dengan Rp. 20.000 saja," kata Firdaus.
Ia menjelaskan, ada 250 penerima manfaat di Kabupaten Kendal, yang mana program subsidi harga ini diberikan setiap satu bulan sekali selama satu tahun dengan evaluasi tiga bulan sekali. Jika selama tiga bulan ada perubahan baik bagi balita berisiko stunting, maka penerima manfaat akan digantikan kepada balita yang berisiko stunting lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Pandu Rapriat menjelaskan, pemberian subsidi harga pangan ini merupakan tahap ketiga, yang mana sebelumnya sudah dua kali dilakukan.
Ia juga mengatakan, pada hari ini subdisi harga pangan diberikan kepada keluarga dengan balita berisiko stunting di wilayah Puskesmas Patebon 1 dan Puskesmas Patebon 2.
"Puskesmas Patebon 1 meliputi warga Desa Pidodo Kulon 21 orang, Bangunrejo 50 orang, Bangunsari 54 orang. Sedangkan di Puskesmas Patebon 2 meliputi warga desa Purwokerto 35 orang, Lanji 54 orang, dan Donosari 36 orang," terang Pandu Rapriat.
Salah satu penerima manfaat, Nurmalis mengatakan, bantuan yang diberikan sangat bermanfaat dan membantu untuk pemenuhan gizi anak, dengan harapan anak nisa tumbuh kembang dengan baik.
Diskominfo Kendal/Heri