Kendal – Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari meninjau panen udang di kawasan tambak milik warga Dusun Sedang Sikucing Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Senin (21/07/2025).
Kegiatan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor perikanan, khususnya budidaya udang yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian lokal dan ekspor.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kendal menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan para pelaku usaha tambak dalam memproduksi udang berkualitas tinggi, yang mana telah menjangkau pasar internasional, khususnya Amerika Serikat.
"Kami sangat mengapresiasi upaya para pelaku budidaya udang di Dusun Sedang Sikucing, termasuk hasil panen udang tambak Bapak Roy, yang telah mengahasilakan udang berkualitas dan menembus ekspor hingga ke Amerika. Tentunya ini membanggakan bagi Kabupaten Kendal," ujar Bupati Kendal.
Ia berharap, potensi yang sangat luar biasa ini harus terus dikembangkan, sehingga hasil panen kedepannya akan selalu meningkat, dan bisa menembus pasar ekspor negara-negara lainnya.
"Saya berharap, dengan kolaborasi yang baik anatara Pemerintah Kabupaten Kendal dengan para pelaku usaha di sektor perikanan, termasuk budidaya udang akan lebih memperkuat perekonomian daarah, terutama dapat membawa kesejahteraan masyarakat di wilayah setempat," harap Bupati Kendal.
Sementara itu, Roy selaku pemilik tambak menyambut baik kedatangan Bupati dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.
Ia berharap kunjungan ini bisa memberi dorongan semangat tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi para petambak lainnya di Kendal.
"Terima kasih atas kunjungan Ibu Bupati Dyah Kartika Permanasari dan para dinas terkait yang terus mendukung bidang perikanan di Kabupaten Kendal. Dengan adanya kunjungan akan menambah semangat warga untuk terus melakukan budi daya udang," ujar Roy.
Ia juga mengungkapkan, bahwa sekitar 80 persen hasil panen udangnya telah dikirim ke Amerika Serikat. Hal itu menjadi bukti kuat bahwa usaha budidaya lokal mampu menembus pasar global.
Diskominfo Kendal/Sandy