Kendal – Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari mengajak masyarakat untuk melakukan deteksi dini kanker payudara melalui program mamografi gratis yang dibuka di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal pada Rabu (13/8/2025).
Program ini merupakan hasil kerja sama antara RSUD Dr. H. Soewondo Kendal, BAZNAS, dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, yang dilaksanakan mulai 13 hingga 23 Agustus 2025 tanpa dipungut biaya.
Acara pembukaan turut dihadiri Pj. Sekda Kendal Agus Dwi Lestari, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal Ferinando Rad Bonay, Direktur RSUD Dr. H. Soewondo Kendal Saikhu, Ketua BAZNAS Kendal Syamsul Huda, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal Niken Larasati, serta Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Kendal, Budi Mulyono.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menjelaskan, pentingnya pemeriksaan mamografi bagi perempuan yang merasakan adanya kelainan pada payudara.
“Mamografi perlu dilakukan bila dirasakan adanya benjolan di payudara, atau gejala kanker payudara lainnya, setelah melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan pemeriksaan klinis oleh dokter. Pada kondisi ini, mamografi dibutuhkan untuk mendiagnosis masalah tersebut,” ujar Bupati Kendal.
Ia menambahkan, bahwa kanker payudara menjadi salah satu penyakit dengan angka kasus yang cukup tinggi, sehingga upaya deteksi dini sangat penting untuk dilakukan.
“Dengan adanya program ini, para ibu-ibu bisa mendeteksi lebih dini bila ada sesuatu yang tidak diinginkan. Nanti kalau ada temuan penyakit tetap ada tindak lanjutnya dan biayanya gratis,” tutur Hj. Dyah Kartika Permanasari.
Bupati Kendal juga mengungkapkan, bahwa layanan ini akan dilaksanakan selama 10 hari dan perharinya hanya melayani 10 orang peserta, karena keterbatasan alat.
Sementara itu, Direktur RSUD Dr. H. Soewondo Kendal, Saikhu menyampaikan bahwa program ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kendal ke-420.
“Untuk daftar peserta yang sudah masuk saat ini ada sekitar 100 orang dari 20 kecamatan di Kabupaten Kendal, rata-rata per kecamatan mengirimkan 5 orang,” ungkap Saikhu.
Ia berharap kegiatan ini bisa mendorong kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan sejak dini. Jangan hanya datang ke rumah sakit saat sudah sakit, tetapi sebaiknya melakukan deteksi sejak dini agar dapat mengetahui langkah penanganan selanjutnya.
Diskominfo Kendal/Sandy