Berita Terkini


Bupati Kendal Tekankan Sinergitas Lintas Sektoral untuk Tanggulangi Bencana

Sabtu, 01 November 2025 20:49:59

Kendal – Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Kendal melalui berbagai kegiatan.

Hal itu ditegaskan oleh Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari saat membuka Jambore Relawan Penanggulangan Bencana Kabupaten Kendal Tahun 2025 yang digelar di Gedung Serbaguna Kantor Kepala Desa Blimbing, Kecamatan Boja, Sabtu (01/11/2025).

Acara yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal tersebut berlangsung selama dua hari, dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan sinergi antarrelawan dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Kegiatan diisi dengan penyampaian materi dalam kelas, praktik, permainan, hingga simulasi kebencanaan.

Kegiatan diikuti 300 relawan dari 27 komunitas, lembaga, organisasi, dan instansi pemerintah turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Baik dari BPBD Kendal, Tagana, Damkar, Baznas Tanggap Bencana, PMI, Pramuka Peduli, Ubaloka, LPBI NU, Garfa, Bagana, MDMC, Kokam, Polifurneka, Orari, Rapi, Senkom, SAR MTA, Bakoppak, Armapala, PA Macan Kumbang, Forelik, SAR Arnafat Polairud Polres Kendal, hingga IOF Rescue.

Dalam acara tersebut, Bupati Dyah Kartika Permanasari menegaskan pentingnya kesiapsiagaan relawan dan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

“Kegiatan ini dibuat supaya relawan dan masyarakat makin siap menghadapi keadaan darurat, terutama bencana. Selain itu juga biar pemahaman, keterampilan, dan kerja sama antar pihak makin solid,” ujarnya.

Bupati Kendal menambahkan bahwa kondisi geografis dan geologis Kabupaten Kendal yang kompleks menjadikan daerah tersebut rentan terhadap berbagai jenis bencana.

“Wilayah Kabupaten Kendal dengan kondisi geografis dan geologis yang kompleks membuat daerah rentan terhadap beragam jenis bencana. Karena itu, kita butuh kesiapsiagaan dan kerja sama lintas sektor yang lebih kuat dan terarah,” tegasnya.

Ia berpesan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), stakeholder, dan relawan agar meningkatkan kewaspadaan sejak dini melalui koordinasi yang baik dan persiapan matang, baik kesiapan personel maupun peralatan.

Sementara itu, Ketua Forum Relawan Penanggulangan Bencana Kabupaten Kendal, Teguh Udianto,l menyampaikan, bahwa Jambore ini menjadi ajang penting untuk memperkuat kolaborasi antar organisasi kebencanaan.

“Jambore ini menjadi wadah untuk menyamakan arah penanggulangan bencana serta berbagi pengetahuan dan pengalaman,” jelas Teguh.

Teguh menambahkan, tema kegiatan tahun ini adalah "Relawan Tangguh untuk Kemanusiaan". Menurutnya, kekuatan forum relawan bukan hanya pada kemampuan teknis, tetapi juga pada semangat gotong royong dan solidaritas antar wilayah.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memperkuat kapasitas kelembagaan dan menghasilkan langkah kolaboratif lintas sektoral guna memperkuat pengurangan risiko bencana di Kabupaten Kendal.

Diskominfo Kedal/Sandy


Indeks Berita