Berita Terkini


Wabup Kendal Sidak Parkir Liar di Perbatasan Kota Kendal

Selasa, 13 Januari 2026 10:39:27

Kendal - Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi melakukan inpeksi mendadak (sidak) bersama jajaran dinas terkait di perbatasan kota Kendal dan Mangkang, Senin (12/1/2026).

Hal tersebut dilakukan karena banyak laporan dari masyarakat terkiat sejumlah parkir liar dilokasi tersebut, yang disinyalir menjadi penyebab tumpukan lumpur hingga menyebabkan banyak kecelakaan lalu lintas.

Dalam sidak tersebut Wakil Bupati Kendal, H. Benny Karnadi didampingi para pimpinan OPD Kendal terkait dan jajaran instansi vertikal di Kabupaten Kendal.

Usai melakukan Sidak Benny Karnadi mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal beberapa kali sudah melakukan pembersihan lumpur di area tersebut. Namun lumpur masih terus datang, karena berasal dari tiga parkir liar yang berada lebih tinggi dari jalan raya dan tidak di cor.

"Di awal Januari ini sudah ada dua orang yang kabarnya meninggal dunia akibat kecelakaan di areal lokasi ini. Kemudian kita cek di lokasi, ada parkir liar yang memang tidak sesuai peruntukan. Maka, sekitar lokasi ini akan kita tata," tutur Wabup Kendal.

Berdasarkan pengecekan di lapangan, akses jalan tambang Desa Sumberejo tersebut dibangun oleh perusahaan tambang PT Hotel Candi Baru (HCB), namun pada kenyataannya ada dua penambangan yang lainnya melintasi akses jalan tersebut.

Menurut Aan Tawli perwakilan dari PT. HCB, bahwa yang beroperasi di jalan ini tidak hanya PT. HCB saja. Nanun ada dua tambang lainnya.

"Kami baru nambang bulan Juni 2025 kemarin. Tapi untuk mengatasi persoalan ini kami akan membantu melalui CSR," ujar perwakilan PT HCB Aan Tawli.

Ia juga mengungkapkan, banyaknya lumpur di perbatasan Kendal - Semarang itu lantaran bersumber dari sejumlah parkiran yang tidak layak yang disinyalir tidak memiliki izin.

"Jadi ini kan parkiran liar tanpa ada izin.
Parkirannya itu tidak dicor. Jadi itu kandungan tanahnya sangat tinggi sekali. Ketika dia keluar akan membawa tanah tersebut sehingga menjadi tumpukan lumpur di area tersebut," terang Aan Tawli.

Aan mengungkapkan, bahwa truk-truk yang ada di parkiran liar itu bukan merupakan armada yang mengangkut material tambang dari PT. HCB.

"Kita parkir didalam tambang. Di tambang parkiran kita luas sekali, bisa memuat sekitar 350 dump truk. Jadi dipastikan truk yang parkir liar itu truk yang mengangkut tanbang lain," terangnya.

Pihaknya juga mendukung penataan yang nantinya akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal, dan sangat mengapresiasi respon cepat yang sudah dilakukan.

"Kami setuju sekali apa yang dilakukan Pak Wakil Bupati Kendal, sehingga hasilnya sudah jelas. Kami sudah cor jalannya tapi ternyata jadi banyak parkir liar. Kami harap pemerintah tegas, tutup saja parkir liarnya," kata Aan menyerukan dukungan kepada Wakil Bupati Kendal.

Diskominfo Kendal/Heri


Indeks Berita