Kendal – Olahan ikan bandeng kini menjadi salah satu produk unggulan UMKM di Kabupaten Kendal karena memiliki cita rasa gurih, tekstur daging yang lembut, serta kandungan gizi yang tinggi. Melalui pengolahan yang sesuai standar dan penguatan legalitas usaha, produk bandeng duri mampu menarik minat masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha lokal, Jumat (30/01/2026)
Ikan bandeng dikenal luas sebagai bahan pangan yang mudah diolah dan digemari berbagai kalangan. Kandungan protein, vitamin, serta mineral di dalamnya menjadikan ikan ini tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan. Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di Kendal untuk mengembangkan berbagai produk olahan berbasis bandeng, salah satunya Bandeng Dury yang praktis dikonsumsi.
Salah satu pelaku UMKM yang mengembangkan produk ini adalah Devi Anita, pemilik UMKM Bandeng Dury di Kendal. Ia menjelaskan bahwa usaha yang dijalaninya tidak terlepas dari proses panjang pengembangan kapasitas diri dan usaha.
“Berawal dari usaha kuliner sendiri mulai saya kembangkan izin usaha, kemudian saya mengikuti pelatihan di disdakop lalu berlatih marketing, akhirnya usaha ini bisa berjalan dan menjadi seperti sekarang,” ujar Devi Anita.
Menurutnya, legalitas usaha dan peningkatan keterampilan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan UMKM. Dengan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM setempat, pelaku usaha memperoleh pengetahuan terkait pengolahan produk, pemasaran, serta manajemen usaha yang lebih baik.
Dalam proses produksi, UMKM Bandeng Dury Kendal juga mengedepankan aspek kualitas dan keamanan pangan. Devi menegaskan bahwa seluruh tahapan pengolahan dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku.
“Pengelolaan ikan di sini dikelola dengan prosedur sesuai SOP dan pastinya halal,” ujarnya.
Penerapan SOP tersebut mencakup pemilihan bahan baku segar, proses pembersihan yang higienis, hingga pengemasan produk yang aman bagi konsumen. Hal ini dilakukan untuk menjaga mutu produk sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap olahan bandeng produksi UMKM lokal.
Keberadaan UMKM olahan ikan bandeng di Kendal diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi penopang ekonomi daerah. Selain membuka lapangan kerja, produk bandeng duri juga berpotensi memperluas pasar kuliner lokal hingga ke luar daerah. Dengan dukungan pelatihan, pendampingan, serta komitmen terhadap kualitas, olahan ikan bandeng diproyeksikan tetap menjadi andalan UMKM Kendal yang bernilai gizi dan diminati masyarakat.