Kendal- Pengurus Takmir Masjid Agung Kendal menggelar Grebeg Gunungan dan Kirab Budaya dalam rangka Menyambut Bulan Ramadhan 1447 Hijriyah, Selasa (17/2/2026) di halaman Masjid Agung Kendal.
Acara dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kendal, beserta jajarannya, Ketua Takmir Masjid Agung Kendal, KH. Asroi Tohir beserta pengurus, dan diikuti 11 kafilah dengan jumah 800 orang, serta ribuan masyarakat Kendal yang hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua Takmir Masjid Agung Kendal, KH. Asroi Tohir menyampaikan, bahwa grebek gunungan tahun 2026 mengangkat tema “Melestarikan Tradisi Kabupaten Kendal yang Berdikari, Berbudaya dan Berakhlakul Karimah”. Mengandung filosofi berupa keberkahan dan saling berbagi dengan sesama manusia.
“Kegiatan ini menjadi agenda tahunan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, yang bertujuan untuk syiar agama Islam kepada masyarakat Kendal, dan menumbuhkan lagi nilai-nilai budaya Islam,” ujar KH. Asroi Tohir.
Menurut KH. Asroi Tohir, bahwa agama itu juga menginspirasi banyak hal aktivitas kebaikan, seperti halnya mengembangkan aktivitas tradisi sepanjang tidak menebarjan kemaksiatan.
Pihaknya juga menjelaskan, selama bulan Ramadan nanti, Masjid Agung Kendal menggelar berbagai kegiatan, diantaranya salat tarawih, tadarus Al-Quran, pengajian kitab kuning, pembagian takjil gratis, takbiran dan salat Idul Fitri.
Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari dalam acara tersebut, sangat menyambut baik dilaksanakan acara Grebeg Gunungan dan kirab budaya, karena juga sebagai syiar dan upaya memakmurkan Masjid Agung Kendal.
Menurut Bupati Kendal, Kirab Budaya Grebeg Gunungan Masjid Agung Kendal, merupakan sebuah tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas budaya religius masyarakat Kendal.
“Kegiatan ini merupakan simbol dari semangat kebersamaan, kegotongroyongan, dan rasa syukur kita dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah,” tutur Bupati Kendal.
Ia menambahkan, bahwa tradisi ini lebih dari sekadar prosesi seremonial, kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai kehidupan yang telah diwariskan oleh para pendahulu Kita. Sebuah warisan yang mengajarkan Kita pentingnya berbagi, menjaga harmoni sosial, serta terus melestarikan budaya yang berpadu dengan nilai-nilai Islam.
Acara dilanjutkan dengan pembukaan grebek gunungan dan kirab yang ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Kendal, dan dilanjutkan dengan pelepasan kirab grebeg gunungan mengelilingi wilayah Masjid Agung Kendal.
Selanjutnya ribuan masyarakat yang hadir saling berebut gunungan yang diyakini akan mendapatkan keberkahan dari palawija gunungan tersebut.
Diskominfo Kendal/Heri