Berita Terkini


Harkopnas ke-79, Pemkab Kendal Dorong Penguatan Mitigasi Risiko Tata Kelola

Selasa, 07 Juli 2026 15:01:45

 

Kendal – Pemerintah Kabupaten Kendal terus mendorong penguatan tata kelola koperasi yang sehat, profesional, dan berdaya saing melalui kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Peningkatan Mitigasi Risiko Tata Kelola Koperasi yang digelar di Aula Dekopinda Kabupaten Kendal, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 ini diikuti oleh pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi di Kabupaten Kendal. Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya mitigasi risiko dalam pengelolaan koperasi agar mampu menghadapi berbagai tantangan serta menjaga keberlangsungan usaha.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kendal, Tardi, menyampaikan pesan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, yang menyambut baik terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola koperasi di Kabupaten Kendal.

Dalam pesannya, Bupati menyampaikan bahwa peringatan Hari Koperasi Nasional yang jatuh pada 12 Juli 2026 mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", yang menjadi semangat untuk memperkuat peran koperasi sebagai pilar perekonomian masyarakat.

"Hari Koperasi Nasional merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis koperasi dalam membangun perekonomian bangsa. Koperasi hadir sebagai wadah gotong royong masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Semangat gotong royong inilah yang menjadi dasar gerakan koperasi di Indonesia," pesan Bupati yang disampaikan Tardi.

Tardi menjelaskan, pelaksanaan mitigasi risiko menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan koperasi, terutama dalam mengantisipasi potensi kerugian akibat kredit atau pinjaman bermasalah.

"Kita akan melindungi agar koperasi terhindar dari kerugian atau utang yang macet. Dengan mitigasi risiko ini, koperasi dapat mengetahui lebih awal kondisi keuangan calon peminjam atau anggota, termasuk apakah yang bersangkutan memiliki pinjaman di tempat lain. Harapannya, langkah ini dapat mengurangi potensi kerugian koperasi yang ada di Kabupaten Kendal," ujar Tardi.

Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) koperasi, kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarinsan koperasi di Kabupaten Kendal.

Melalui kegiatan tersebut, para pengurus dan pengawas koperasi diharapkan semakin memahami pentingnya fungsi pengawasan dalam tata kelola koperasi sehingga mampu mewujudkan koperasi yang sehat, kuat, mandiri, tangguh, serta memiliki daya saing tinggi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

(Diskominfo/AK92)

 


Indeks Berita