Berita Terkini


Pemkab Kendal Launching Gerakan Aksi Bergizi Serentak, Remaja Lebih Sehat

Kamis, 16 Juli 2026 16:54:30

Kendal- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal secara resmi meluncurkan "Gerakan Aksi Bergizi Serentak" sebagai upaya strategis dalam percepatan penurunan stunting serta peningkatan kualitas kesehatan remaja di seluruh wilayah Kabupaten Kendal, Kamis (16/7/2026) bertempat di SMP IT Rabbani Kendal.

Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa remaja putri menjadi perhatian khusus, karena sering mengalami anemia akibat pola makan yang tidak seimbang, kebiasaan melewatkan sarapan, dan kurangnya kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah.

Menurut Bupati Kendal, kondisi ini jika dibiarkan akan berdampak negatif pada prestasi akademik dan berisiko meningkatkan angka stunting saat mereka menjadi calon ibu di masa depan.

"Menjaga kesehatan dan gizi remaja sama artinya dengan menyiapkan generasi Kendal yang lebih kuat di masa mendatang. Dengan persiapan sejak jauh hari, penanganan stunting di Kabupaten Kendal akan menjadi lebih mudah," ujar Bupati Kendal yang akrab disapa Mbak Tika.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Tika juga mengajak para pelajar untuk meninggalkan kebiasaan malas bergerak (mager) dan mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti beraktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari serta membiasakan sarapan pagi sebelum berangkat sekolah.

Ia pun menyoroti pentingnya edukasi bagi siswa untuk membatasi konsumsi makanan dan minuman kekinian yang memiliki kadar gula tinggi guna mencegah risiko penyakit diabetes sejak usia muda.

Bupati Kendal menegaskan, bahwa gerakan ini tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial. Ia mengimbau pihak sekolah dan guru untuk mendampingi siswa agar aksi bergizi ini menjadi budaya rutin dan konsisten di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Rabbani Kendal, Ikhsan Mustofa, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya karena SMP IT Rabani terpilih menjadi tuan rumah dalam peluncuran gerakan serentak yang melibatkan 278 sekolah di Kabupaten Kendal tersebut.

Ikhsan berharap, kolaborasi lintas sektor ini, termasuk peran sekolah dalam menyediakan makan bergizi, terus mendapatkan dukungan penuh dari Pemkab dan dari SPPG Kendal, agar dapat berkontribusi maksimal dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Sementara itu, Ferinando Rad Bonay menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Kendal tengah berupaya menanggulangi peningkatan kasus anemia pada remaja. Upaya ini mencakup penyuluhan untuk membiasakan siswa disiplin sarapan, serta pemberian pil tambah darah.

Menurut Ferinando, langkah ini dilakukan karena anemia pada remaja putri berpotensi menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah dan berisiko stunting di masa depan. Upaya pencegahan sejak dini ini, diharapkan dapat menghasilkan generasi yang lebih sehat.

"Pemberian pil tambah darah dilakukan secara rutin di 278 SMP dan SMA, baik sekolah negeri di bawah naungan Kementerian Pendidikan maupun Kementerian Agama," terang Ferinando.

Pemerintah terus menyosialisasikan pentingnya konsumsi pil ini kepada siswa, karena memang obat sering kali memiliki rasa yang kurang disukai, sehingga membutuhkan pendekatan khusus agar para siswa tetap disiplin mengonsumsinya.

Peluncuran Gerakan Aksi Bergizi Serentak ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Kendal dan disaksikan oleh Koordinator SPPG Kendal, OPD terkait dan seluruh pihak sekolah yang menyaksikan secara langsung maupun secara daring.

Diskominfo Kendal/Heri


Indeks Berita