Kendal – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Sehat dan Expo Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) di Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri atas masyarakat, unsur instansi pendidikan, serta pemerintah desa di wilayah Kecamatan Plantungan. Jalan sehat menempuh rute kurang lebih 800 meter dengan suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan jalan sehat tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Saya berbahagia merasakan suasana penuh semangat, guyub rukun dan kekeluargaan antarwarga masyarakat. Saya menyambut baik dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong mempersiapkan kegiatan jalan santai ini,” ujar Bupati Kendal.
Bupati mengatakan, momentum peringatan kemerdekaan hendaknya dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat tali persaudaraan dan semangat gotong royong.
“Melalui kegiatan ini, mari kita jadikan momentum peringatan kemerdekaan sebagai sarana mempererat tali persaudaraan di antara kita,” tuturnya.
Menurutnya, olahraga jalan sehat merupakan simbol kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meneruskan semangat perjuangan para pahlawan melalui kontribusi positif sesuai dengan bidang tugas dan profesi masing-masing.
“Semangat para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan harus kita teruskan melalui kontribusi positif di bidang tugas kita masing-masing. Teruslah mengabdi untuk negeri dan tingkatkan kompetensi serta pelayanan kepada masyarakat,” kata Dyah Kartika.
Kepada seluruh peserta, Bupati juga berpesan agar senantiasa menjaga ketertiban dan keselamatan selama kegiatan berlangsung serta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh semangat dan kegembiraan Expo KKN Dorong Promosi Potensi Lokal
Selain jalan sehat, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan Expo KKN UPGRIS yang menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai potensi lokal kepada masyarakat.
Bupati Kendal menyampaikan terima kasih kepada Universitas PGRI Semarang dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Expo KKN tersebut.
Menurutnya, kegiatan expo memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya memperkenalkan potensi lokal di bidang seni, olahraga, dan kewirausahaan kepada masyarakat luas. Selain itu, expo juga menjadi wadah promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan jangkauan pasar sekaligus memperluas jejaring bisnis.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antarwarga, perangkat desa, dan mahasiswa KKN dalam suasana kebersamaan,” ungkapnya.
Bupati menilai, keberadaan mahasiswa KKN di tengah masyarakat bukan sekadar menjadi sarana mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga menjadi proses pembelajaran sosial bagi mahasiswa.
“Program KKN ini bukan hanya soal mengimplementasikan ilmu dari ruang kelas, tapi juga tentang menumbuhkan empati, melatih kepemimpinan, dan meneguhkan nilai gotong royong. Mahasiswa belajar langsung dari masyarakat, mendengarkan, memahami, dan tumbuh bersama memberi solusi,” jelasnya.
Menurut Bupati, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan pembangunan sumber daya manusia yang memiliki kepedulian sosial dan mampu saling menguatkan.
“Dari sini kita bisa melihat bahwa pembangunan bukan hanya infrastruktur, tapi juga tentang membangun sumber daya manusia yang peduli dan saling menguatkan,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati berharap mahasiswa UPGRIS sebagai generasi muda penerus bangsa mampu memahami berbagai tantangan ke depan dan terus mengembangkan kompetensi diri.
Ia juga mendorong para mahasiswa untuk bersemangat menuntut ilmu, membangun karakter dan akhlak yang kuat, serta mampu mengambil sikap yang tepat dalam menghadapi berbagai tantangan di era Society 5.0.
Bupati turut mengingatkan generasi muda untuk senantiasa mengisi waktu dengan aktivitas positif dan menjauhi berbagai lingkungan maupun perilaku yang dapat memberikan dampak buruk bagi perkembangan generasi muda.
“Saya berharap generasi muda sekarang bukan hanya pintar secara akademik, tetapi juga punya kepedulian sosial dan keberanian untuk memulai hal baik. Jadilah agen perubahan di lingkungan masing-masing. Perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang tulus,” pungkasnya.
Sinergi Pemerintah, Perguruan Tinggi dan Masyarakat
Sementara itu, Camat Plantungan, M. Muchorobin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta mahasiswa KKN UPGRIS yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan senam dan Expo KKN UPGRIS menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan serta pemberdayaan potensi lokal.
“Kegiatan ini menunjukkan pemerintah dan perguruan tinggi serta masyarakat bisa bersinergi dalam pengembangan pemberdayaan potensi lokal,” ujar Muchorobin.
Ia menjelaskan, kegiatan jalan sehat diikuti oleh ratusan peserta dari unsur masyarakat, instansi pendidikan, serta desa-desa yang berada di wilayah Kecamatan Plantungan.
Adapun rute jalan sehat yang ditempuh peserta kurang lebih sepanjang 800 meter.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang interaksi dan kebersamaan antara masyarakat, pemerintah, dan mahasiswa, sekaligus mendorong semakin dikenalnya berbagai potensi yang dimiliki wilayah Kecamatan Plantungan.
Diskominfo Kendal/ian