Berita Terkini


Gandeng Multi-Stakeholder, Disporapar Tingkatkan Promosi Wisata Kendal

Kamis, 29 Oktober 2026 17:57:06

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal terus berkomitmen untuk mengenalkan dan mempromosikan potensi pariwisatanya secara lebih luas dan masif. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui sosialisasi promosi pariwisata berbasis multi-stakeholder, Kamis (29/10/2026) di Pantai Sedangsikucing Kecamatan Rowosari.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kendal, Ahmad Syarul Falah menyampaikan, bahwa Kabupaten Kendal memiliki kekayaan serta potensi wisata yang sangat lengkap dan luar biasa, mulai wisata dataran tinggi, wisata buatan, dan wisata pesisir.

%u200B"Kendal ini memiliki potensi wisata luar biasa, baik pegunungan, buatan hingga pesisir. Garis pantai kita terpanjang mencapai 42 kilometer persegi. Namun, tanpa dikemas dan dipromosikan bersama, potensi sebesar ini tidak akan dikenal luas oleh publik di luar daerah," ujarnya Syarul.

Oleh karena itu, tambah Syarul, pendekatan multi-stakeholder menjadi hal yang penting mengingat promosi pariwisata tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja.

"Melalui kerja sama lintas sektor dan kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pariwisata Kabupaten Kendal dapat semakin dikenal, naik kelas, serta mampu bersaing hingga tingkat internasional," tambah Kabid Pariwisata Diaporapar Kendal.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta pengelolaan yang profesional untuk mengangkat potensi pariwisata di Kabupaten Kendal.

Bupati juga mengungkapkan, bahwa Kabupaten Kendal memiliki ragam destinasi wisata yang sangat potensial dan membanggakan. Potensi tersebut terbentang dari wilayah dataran tinggi dan pegunungan yang sejuk dengan pemandangan alam luar biasa, hingga wilayah pesisir pantai, dan wisata buatan.

"Beberapa destinasi wisata di Kabupaten Kendal, diantaranya antaranya Curug Sewu, Pantai Ngebum, %u200BPantai Cahaya %u200BPantai Indah Kemangi, %u200BPantai Sendang Sikucing, %u200BPantai Sendang Asih, Pantai Manis dan wisata buatan lainnya," ujar Bupati Kendal.

Ia menambahkan, selain wisata alam dan bahari, Kendal yang dikenal sebagai kota santri juga memiliki potensi besar pada sektor wisata religi, wisata buatan, kuliner, hingga pusat perbelanjaan UMKM. Seluruh potensi ini dinilai memiliki daya saing tinggi apabila dikelola secara profesional dan kreatif.

Menurut Bupati Kendal, pengembangan pariwisata di Kabupaten Kendal berfokus pada penempatan masyarakat lokal sebagai mitra utama guna memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar. 

Pihaknya juga mencontohkan, salah satu wisata teladan di Kabupaten Kendal yang sukses dalam pengelolaan, yaitu Desa Wisata Kali Kesek dinilai sukses menunjukkan perkembangan luar biasa dalam kurun waktu tiga tahun berkat pengelolaan yang profesional, transparan, serta sinergi yang harmonis antara pengelola dan pemerintah desa. 

"Berkat keberhasilan tersebut, pada tahun 2026 Desa Wisata Kali Kesek bahkan mampu memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp1.000.000 kepada seluruh kepala keluarga di Desa Sriwulan secara merata tanpa memandang status sosial ekonomi," ungkap Bupati Kendal.

Melalui peran strategis media dan kolaborasi multistakeholder Pemerintah Kabupaten Kendal mengajak para awak media serta para pengelola akun media sosial untuk terus bersinergi menyebarluaskan narasi-narasi positif terkait destinasi wisata lokal. 

"Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, swasta, akademisi, media, dan masyarakat luas akan menciptakan efek ganda (multiplier effect) yang mendongkrak kemajuan ekonomi kerakyatan serta kemandirian pariwisata di Kabupaten Kendal," tutur Bupati Kendal sekaligus mengakhiri penyampaiannya.

Acara tersebut menghadirkan narasumber dari Ketua Organisasi Masyarakat Jejak Bumi, sekaligus anggota DPRD Kendal, Bintang Yudha Daneswara, Anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Kendal, Sitta Saraya, dan Direktur Radio Swara Kendal, Abi Daulah Haque, serta diikuti oleh para penggiat pariwisata, Admin Media Sosial, dan organisasi kepemudaan, dan pelaku UMKM Kendal.

 

Diskominfo Kendal/Heri


Indeks Berita