Berita Terkini


Pemkab Kendal dan Baznas Malakukan Pemeriksaan untuk Balita Stunting

Selasa, 03 November 2026 12:58:03

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal terus berkomitmen dalam mendukung program-program pemerintah pusat, khususnya dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting. 

Upaya tersebut dilakukan dengan berbagai hal, salah satunya kolaborasi Baznas Kendal yang melakukan kegiatan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan bagi para balita di wilayah Kecamatan Cepiring, Selasa (3/11/2026) bertempat di Puskesmas Cepiring Kabupaten Kendal.

Dalam acara tersebut, sambutan Bupati Kendal disampaikan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) Kabupaten Kendal, Ratna Mustikaningsih. 

Dalam kesempatan itu, Ratna menjelaskan bahwa kegiatan tersebut untuk memastikan intervensi tumbuh kembang anak-anak terlayani dengan optimal.

Ia juga menyampaikan, bahwa stunting merupakan permasalahan bersama yang sangat krusial karena berkaitan erat dengan pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. 

"Penanganannya tidak cukup hanya melalui pemberian makanan tambahan, tetapi juga memerlukan pemeriksaan kesehatan, pemenuhan kebutuhan gizi, pola asuh yang baik, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan," ujar Ratna.

Lebih lanjut, Ratna mengatakan, sebagai langkah konkret dan bentuk nyata dari komitmen tersebut, Pemkab Kendal menggelar program pemeriksaan dan pemantauan kesehatan terhadap 35 balita stunting di Kecamatan Cepiring yang akan dilaksanakan secara intensif selama tiga bulan.

Kegiatan ini turut didukung oleh kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemeriksaan kesehatan oleh dokter spesialis anak, Dr. Loren Harida, Sp.A., pemberian multivitamin, hingga pendistribusian susu pangan olahan untuk keperluan medis khusus.

Ratna menuturkan bahwa hasil pemeriksaan akan menjadi dasar utama menentukan langkah tindakan medis selanjutnya, sedangkan pemberian vitamin dan susu PKMK wajib mengikuti rekomendasi dari tenaga kesehatan. Selain itu, pemantauan berkala selama tiga bulan akan rutin dilakukan guna mengukur perkembangan kondisi fisik anak serta mengevaluasi efektivitas penanganan. 

Ia mengimbau kepada para orang tua agar berperan aktif mengikuti pendampingan, menerapkan pola asuh yang tepat, memberikan asupan gizi seimbang, memelihara kebersihan lingkungan, dan rutin berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau kader Posyandu jika menemui kendala.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap angka stunting di wilayah Cepiring dapat terus dipangkas secara signifikan demi mewujudkan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas," kata Ratna mengakhiri sambutan Bupati Kendal.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Baznas Kendal, Hj. Nunuk Sarah Z menjelaskan, bahwa Baznas Kendal ikut memberikan intervensi kepada 35 balita stunting di Puskesmas Cepiring yang akan berlangsung selama tiga bulan, yakni pada bulan November, Desember, hingga Januari. 

Menurut Nunuk, program ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis bersama Pemkab Kendal, dalam hal ini DP2KBP2PA, Dinkes, RSUD Dr. Soewondo, dan Puskesmas Kecamatan Cepiring. Hal ini mengingat Baznas Kabupaten Kendal turut tergabung dalam Tim Percepatan Stunting di Kabupaten Kendal. 

Ia menjelaskan, pelaksanaan program penanganan stunting ini mencakup berbagai bentuk pelayanan medis dan pemenuhan nutrisi bagi anak-anak terdampak.

"Melalui berbagai langkah intervensi tersebut, diharapkan anak-anak penderita stunting dapat segera terbebas dari kondisi stunting dan tumbuh dengan optimal," ujar Nunuk.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cepiring, Turidin, menyampaikan bahwa saat ini tercatat ada sekitar 330 anak yang terindikasi stunting di wilayah kerja Puskesmas Cepiring. Persentase kasus stunting di Kecamatan Cepiring berada di angka 10,99 persen.

"Persentase di Cepiring ini berada di bawah rata-rata Kabupaten Kendal yang mencapai 11,6 persen. Begitu pula jika dibandingkan dengan tingkat provinsi maupun nasional, posisi kita masih tergolong lumayan bagus. Namun demikian, kita tetap terus berupaya agar angka stunting ini dapat terus menurun hingga mencapai zero stunting," ujar Turidin.

Salah satu warga asal Gondang, Ida mengungkapkan, bahwa kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat, karena anaknya mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan langsung dari dokter gizi anak. Selain itu, juga menerima berbagai bantuan paket kebutuhan pokok untuk gizi anak.

%u200B"Ini sangat bermanfaat bagi kami, karena memberikan dampak positif yang besar bagi kesehatan dan pemenuhan gizi anak. Semoga ini terus berlanjut, sehingga bisa mengurangi stunting di wilayah KecamatanCepiring," ujar Ida.

Diskominfo Kendal/Heri


Indeks Berita