Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar kegiatan Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Gedung Wanita Setda Kendal, Selasa (3/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menekankan pentingnya peran aparatur pemerintah dalam mendukung pencapaian target pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa seluruh aparatur pemerintah, termasuk PPPK, harus memahami visi dan misi pembangunan Kabupaten Kendal.
"Visi pembangunan Kabupaten Kendal adalah bersama membangun Kendal semakin maju, sejahtera, adil, makmur, lestari, dan berkelanjutan. Untuk mewujudkan visi tersebut, diperlukan pembangunan ekonomi yang terus tumbuh secara berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta reformasi birokrasi pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik yang andal," ungkap Bupati Dyah Kartika.
Ia juga menjelaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal telah menetapkan sejumlah target indikator makro pembangunan periode 2025–2029. Target tersebut meliputi penurunan angka kemiskinan dari 8,89 persen menjadi 8,53 persen, tingkat pengangguran terbuka dari 5,49 persen menjadi 5,19 persen, serta pertumbuhan ekonomi mencapai 5,80 persen. Sementara itu, target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditetapkan sebesar 75,20.
"Untuk mencapai target pembangunan tersebut, diperlukan dukungan dan keterlibatan seluruh aparatur pemerintah. Setiap pegawai harus memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Bupati Kendal yang akrab disapa Mbak Tika.
Selain itu, Mbak Tika memaparkan tahapan pembangunan Kabupaten Kendal, yakni Kendal Hebat pada 2026, Kendal Cekatan pada 2027, Kendal Mantap pada 2028, Kendal Berdikari pada 2029, hingga Kendal Maju dan Berkelanjutan pada 2030.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kendal, Izzuddin Latif, menjelaskan bahwa kegiatan orientasi tersebut dilaksanakan dalam empat angkatan selama November. Angkatan pertama diikuti sekitar 100 peserta, sedangkan seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan selesai pada 17 November 2026.
Latif mengatakan, orientasi ini penting karena para PPPK telah menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Kendal sehingga harus memahami tanggung jawab dalam mendukung pencapaian target pembangunan daerah.
"Jangan sampai ketika masyarakat bertanya mengenai pelayanan publik ataupun target-target pembangunan pemerintah daerah, Bapak dan Ibu justru tidak dapat memberikan penjelasan karena tidak mengetahuinya," tegas Latif.
Ia berharap, seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, memperhatikan arahan yang disampaikan Bupati, serta memahami dan mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Melalui kegiatan orientasi tersebut, Pemkab Kendal berharap para PPPK semakin memahami nilai dan etika sebagai aparatur pemerintah, meningkatkan profesionalisme, serta mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Dengan demikian, seluruh aparatur dapat berkontribusi secara optimal dalam mendukung pembangunan dan mewujudkan Kabupaten Kendal yang semakin maju dan berkelanjutan.
Diskominfo Kendal/Sandy